Selasa 07 Desember 2021, 16:55 WIB

Polisi: Korban yang Mengaku Wartawan, Buntuti O untuk Investigasi

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Polisi: Korban yang Mengaku Wartawan, Buntuti O untuk Investigasi

Medcom.id
Ilustrasi

 

POLISI membeberkan alasan korban penembakan maut di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, membuntuti pria berinisial O. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menerangkan korban membuntuti O guna melakukan investigasi.

Hal itu lantaran korban dan ketiga rekannya melihat kendaraan yang digunakan O itu berplat RFJ. RfJ peruntukkannya untuk pemerintah daerah Pemprov DKI. Mereka membuntuti dengan maksud investugasi," ujar Zulpan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/12).

Zulpan menerangkan, pembuntutan itu dilakukan usai O ketahuan menurunkan seorang perempuan di hotel. Sehingga korban membuntuti terus O dan membuatnya merasa terancam sehingga meminta Ipda OS yang merupakan rekannya untuk memberikan perlindungan.

"Sehingga berakhirnya kejadian di Exit Tol Bintaro. Dua tertembak dan dua selamat," ucapnya.

Baca juga: Kakek Korban Mafia Tanah di Glodok Lapor ke Polda Metro

Terkait adanya seorang perempuan yang diturunkan O di hotel, Zulpan menyebut hal itu tidak ada kaitannya dengan materi penyidikan.

"Pembuntutan dilakukan karena mobil RFJ pejabat Pemda menurunkan perempuan di hotel. Mereka beralasan melakukan investigasi," terangnya.

Sebelumnya, Reserse Kriminal Umum bersama Dit Propam Polda Metro telah menetapkan Ipda OS sebagai tersangka dalam kasus penembakan di Bintaro.

Adapun penetapan dilakukan usai pihaknya melakukan gelar perkara.

"Berdasar pemeriksaan penyidik Ditkrimum, Propam dan gelar perkara yang dituntaskan maka penyidik menetapkan atau menaikan Ipda OS sebagai tersangka," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, Selasa (7/12).

Zulpan menerangkan Ipda OS resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus lantaran telah terbukti melakukan tindak pidana penembakan yang membuat seseorang mengalami luka.

"Pasal yang dipersangkakan 351 dan 359 KUHP. Ancaman 7 tahun penjara," ungkapnya. (OL-4)

Baca Juga

MI/Ramdani

DPRD: Cegah Omikron Makin Merebak, Anies Didesak Hapus Ganjil Genap

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 18 Januari 2022, 12:20 WIB
KETUA Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mendesak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menghilangkan pembatasan kendaraan dengan...
MI/FC Hutama Gani

BPS Catat Angka Kemiskinan di Jakarta pada 2021 Turun 0,05%

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 18 Januari 2022, 12:05 WIB
UNTUK pertama kalinya sejak pandemi covid-19, angka kemiskinan Jakarta akhirnya bergerak...
MI/Vicky Gustiawan

Jakarta Tetap PPKM Level 2, PTM 100% Lanjut Terus

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 18 Januari 2022, 11:50 WIB
PEMERINTAH pusat memutuskan untuk memperpanjang status PPKM level 2 di Jabodetabek hingga 24 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya