Rabu 13 Oktober 2021, 20:56 WIB

Kronologi Bentrokan Mahasiswa dan Polisi di HUT Kabupaten Tangerang

Sumantri | Megapolitan
Kronologi Bentrokan Mahasiswa dan Polisi di HUT Kabupaten Tangerang

Medcom/tangapan layar
M. Fariz, seorang mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) Banten Raya yang dibanting hingga dipiting anggota kepolisian

 

SEBANYAK 20 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang (Himata) diamankan polisi karena menyampaikan aspirasi dengan memaksakan diri untuk masuk ke kantor Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar.

Demonstrasi mahasiswa dilakukan bersamaan dengan hari ulang tahun (HUT) ke-399 Kabupaten Tangerang di depan kantor Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu (13/10).

Mahasiswa berusaha masuk ke kantor bupati karena orang nomor satu di Kabupaten Tangerang tersebut enggan keluar menemui para demonstran. 

Akibatnya, terjadilah dorong-dorongan antara mahasiswa dan petugas kepolisian yang menjaga ketat jalannya demo tersebut. Bentrokan fisik pun tidak terelakkan. Bahkan koordinator aksi Himata M Fariz sempat pingsan karena ditarik dari belakang dan dibanting oleh petugas kepolisian yang berpakaian serba hitam.

"Kondisi Fariz sudah siuman dan membaik," kata Wakasat Intelkam Polresta Kabupaten Tangerang, AKP Eldi

Namun demikian, kata AKP Edi, para mahasiswa tersebut belum bisa dipulangkan untuk mendapat pembinaan. "Mereka tidak ditahan, tapi diberi pembinaan," kata dia dengan singkat.

Dikonfirmasi masalah itu, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga mengatakan dalam pengamanan demo, petugas kepolisian dibekali dengan protap yang jelas. Salah satunya tidak diperkenankan melengkapi diri dengan senjata api, mengantisipasi terjadinya benturan fisik, serta tetap bertindak tegas dan humanis.

Karenanya, kata AKBP Shinto, Polda Banten akan melakukan penyelidikan atas kasus itu dengan cara mencari dan memeriksa petugas yang diduga bertindak kasar terhadap mahasiswa. 

"Kami akan melakukan penyelidikan atas kasus ini, kenapa hal itu harus terjadi," kata Shinto.

Baca juga: Mahasiswa Demo Pemkab Tangerang Dibanting, Polri Periksa Oknum Petugas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum bentrokan itu terjadi para pendemo sempat menyampaikan sepuluh tuntutannya kepada Pemerintah kabupaten Tangerang.

1. Peningkatan mutu kualitas pendidikan.

2. Transparansi anggaran beasiswa pendidikan.

3 Peningkatan kualitas untuk pelayanan kesehatan.

4. Realisasi gerakan kawasan padat kumuh, dan miskin.

5. Optimalisasi Perda no 6 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah dan lumpur tinja.

6. Optimalisasi pembangunan moda transportasi yang terintegrasi.

7. Optimalisasi tentang Perbub 47 tahun 2018 tentang pembatasan jam operasional mobil tambang (Pasir, batu, tanah).

8. Optimalisasi pembangunan drainase dan ruang terbuka hijau (RTH).

9. Penindakan tegas perusahaan yang mencemari lingkungan (limbah cair).

10. Usut tuntas oknum bansos pada keluarga harapan (PKH) kecamatan Tigaraksa.

Koordinator aksi Himata M. Fariz mengatakan, aksi unjuk rasa itu dilakukan bersamaan dengan HUT Kabupaten Tangerang dan juga rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang,karena itu merupakan momen yang terbaik.

"Ini merupakan momen yang tepat bagi kami untuk menyampaikan aspirasi. Mengingat hari ini adalah HUT ke 399 Kabupaten Tangerang yang dibarengi dengan rapat paripurna DPRD Kota Tangerang," kata Fariz kepada wartawan. (A-2)

Baca Juga

ANTARA

Wagub DKI Sebut Ikan Teluk Jakarta Tak Terpapar Parasetamol

👤Widhoroso 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 22:55 WIB
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut produk ikan dari Teluk Jakarta, tidak terpapar kandungan...
AFP/ ArunSankar

Kepolisian Bisa Manfaatkan Medsos untuk Melakukan Penyadaran Hukum 

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:54 WIB
"Misal anggota Polri, jika medsos mereka pergunakan untuk melakukan penyadaran hukum dan menyampaikan soal-soal kamtibmas, maka itu...
Antara

Senin, Polda Metro Panggil Rachel Vennya soal Dugaan Plat Mobil Palsu

👤Ant 🕔Sabtu 23 Oktober 2021, 20:30 WIB
Argo memastikan plat nomor B-139-RFS di mobil Vellfire warna hitam milik Rachel Vennya bukan milik kendaraan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Krisis Energi Eropa akan Memburuk

Jika situasinya tidak membaik dalam beberapa bulan ke depan, ada potensi krisis ekonomi yang menghancurkan

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya