Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Jakarta Pusat akan turut membangun sumur resapan untuk pengendalian banjir. Wali Kota Jakpus Dhany Sukma menyebut total ada 6.300 sumur resapan yang akan dibangun dilakukan di jalan, taman, trotoar hingga aset - aset lahan miik Pemerintah Daerah (Pemda) DKI Jakarta.
"Sumur resapan dibangun seperti di sekolah - sekolah dan perkantoran milik Pemda DKI Jakarta. Bahkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) juga dibuat sumur resapan," ucap Dhany Sukma, Senin (11/10).
Dhany juga mencontohkan beberapa titik - titik wilayah yang rawan genangan, seperti di Bungur, Abdul Jalil, Mintohardjo, Menteng, Petamburan. Di sejumlah wilayah tersebut cukup rawan terjadinya genangan jika musim penghujan tiba.
Baca juga: Jumlah Penumpang KRL Terus Naik, Pengguna Jangan Lupa Prokes
"Selain di lokasi tersebut, wilayah lain juga dipasang sumur resapan. Pemasang sumur resapan dilakukan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan Sudin SDA Jakarta Pusat," paparnya.
Dhany mengatakan bahwa pembangunan sumur resapan ditargetkan dapat rampung pada November atau paling lambat akhir tahun Desember 2021. Diharapkan dengan pembangunan sumur resapan ini bisa mengatasi genangan dan banjir di Jakarta Pusat.
"Pembangunan sumur resapan sudah berjalan, pekerjaan ini bersifat terpadu. Semuanya dibangun di wilayah yang dianggap rawan terjadi genangan," terangnya. (OL-4)
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pemberian mesin bor ini dipandang sebagai kontribusi konkret untuk membantu percepatan pembangunan sumur resapan, sebuah solusi praktis agar air hujan dapat terserap lebih efektif ke tanah/
Gerakan Pangan Murah ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kota dengan Bulog, Bank Indonesia, dan dinas terkait untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan.
Pembangunan sumur resapan pada prinsipnya sebagai upaya pengelolaan air hujan dan konservasi sumber daya air dengan menyerapkan air ke dalam tanah.
Peresmian diawali dengan seremonial di Dusun Banjarharjo 1, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga
WAHANA Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) DKI Jakarta menilai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gagal meningkatkan kemampuan adaptasi masyarakat terhadap banjir.
PELAKSANA Tugas (Plt) Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Ika Agustin Ningrum menepis informasi yang beredar di media sosial terkait penutupan sumur resapan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved