Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGEMBIRAAN menyelimuti masyarakat Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Pada hari Minggu (28/4), tiga Sumur Wakaf yang merupakan donasi dari karyawan PT Asuransi Takaful Umum (ATU) melalui Amanah Takaful akhirnya telah rampung dan diresmikan langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih. Peresmian ini menandai hadirnya akses air bersih yang mudah dan melimpah bagi warga desa.
Acara peresmian yang berlangsung secara sederhana ini disambut meriah oleh warga karena turut dihadiri oleh berbagai pihak termasuk Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman, Ketua Berkah Jogja Berbagi Anak Yatim Piatu Kusmadiyono, HCGA Dept Head PT ATU Ahmad Rojib Karimi serta Kepala Desa Muntuk, Marsudi beserta jajaran pejabat lainnya yang hadir menyertai Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
Peresmian diawali dengan seremonial di Dusun Banjarharjo 1, dilanjutkan dengan ramah tamah bersama warga. Kemudian, acara beralih ke Dusun Tangkil untuk peresmian dua sumur wakaf lainnya. Sebagai bentuk rasa syukur, dilakukan pemotongan tumpeng dan penyerahan cenderamata yang lalu ditutup dengan kendurian dan doa bersama oleh seluruh warga dan tokoh masyarakat Desa Muntuk.
Baca juga : Warga Lampung Timur Manfaatkan Kucuran Air Sumur
Kehadiran sumur wakaf ini merupakan hasil dari donasi karyawan PT ATU melalui program sedekah mereka kepada Amanah Takaful yang disalurkan di bulan Ramadhan sebagai wujud kepedulian dan komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Ini adalah program yang sudah kami rencanakan sejak Ramadhan lalu agar melahirkan motivasi sedekah jariyah di internal karyawan seperti wakaf sumur Ustman di masa Rasulullah SAW dahulu. Program ini ternyata berkembang, tidak hanya donasi dari karyawan tapi juga mitra Takaful Umum di seluruh Indonesia" Ungkap Rajib
Dalam sambutannya Direktur Amanah Takaful Ade Abdurachman menyampaikan harapan agar tanggung jawab dan sinergi masyarakat semakin kuat.
Baca juga : Perempuan asal Jakarta Timur Bobol 2 Rumah di Bantul, Gondol Uang Rp81 Juta
"Kami berharap adanya sumur ini tidak hanya memperbaiki kualitas hidup masyarakat, namun membawa keberkahan bagi desa. Maka kami berpesan mari bersama menjaga dan merawat fasilitas ini agar dirasakan manfaatnya berkepanjangan. Melalui program sedekah sebagai pengganti iuran perawatan sumur, kita ingin warga termotivasi ibadah membantu sesama sehingga tidak merasa berat sebagai sebuah kewajiban” ungkapnya.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih pun mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang terus dijalankan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Hari ini Pemda Bantul sedang memperjuangkan sinergi anggaran dengan pemerintah desa untuk program prioritas agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat dan merata. Melalui sumur wakaf yang kita akan resmikan hari ini insyaAllah merupakan wujud nyata semangat tersebut. Terima kasih kepada seluruh karyawan PT Asuransi Takaful Umum atas donasi dan dukungannya turut membangun masyarakat Bantul,” jelasnya.
Baca juga : Pembuat Petasan yang Meledak di Bantul Ternyata Ketua RT
Kepala Desa Muntuk, Marsudi pun mengungkapkan sulitnya masyarakat dikala menghadapi kekeringan.
"Masyarakat kami selalu dihadapkan oleh dua bencana yang selalu datang setiap tahun karena memang tinggal di zona merah rawan bencana. Kekeringan saat musim kemarau dan longsor saat masuk musim penghujan. Terima kasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas PMK dan tentunya Amanah Takaful bersama PT Asuransi Takaful Umum yang telah jauh dari Jakarta peduli kepada masyarakat kami," tuturnya.
Desa Muntuk adalah desa terluas di Kecamatan Dlingo dengan ketinggian antara 200-500 dpl dengan jumlah penduduknya sebanyak 8.822 jiwa. Desa ini memiliki tanah yang kurang subur karena berada di wilayah perbukitan dengan jenis tanah yang lengket yang tak mampu banyak menampung air. Akan tetapi terkenal dengan kerajinan bambu dan wisata alamnya yang indah yang menjadi destinasi wisata viral seperti Puncak Becici.
Hadirnya sumur wakaf ini diharapkan semua pihak dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi permasalahan air bersih di Desa Muntuk. Kehadirannya membawa harapan baru bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat dan sejahtera.(Z-8)
Operasi pengeboran sumur LLE-5ST di Lapangan Lima, yang berlokasi di area lepas pantai Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mampu menghasilkan 2.635 barel per hari.
Kerjasama ini meliputi jasa-jasa drilling selama 8 tahun, yang terdiri dari 4 unit Drilling Rig 550HP, 2 Unit Drilling Rig750 HP termasuk sumber daya terkait lainnya.
Keberadaan sumber air bersih tersebut dirasakan langsung oleh 250 kk warga desa setempat atau 700 hingga 1.000 jiwa.
Lewat aturan terbaru, penggunaan air tanah wajib mendapatkan izin dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penandatanganan kontrak ini menegaskan bahwa Pertamina Drilling telah mencapai level yang lebih tinggi.
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bantul pun menetapkan status tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang melalui Keputusan Bupati Bantul Nomor 723 Tahun 2025.
Presiden Prabowo Subianto telah bertolak dari Lanud Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, menuju Bantul, Yogyakarta. Presiden diagendakan bakal meresmikan Jembatan Kabanaran.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
Warung bakso babi di Ngestiharjo, Kasihan, Bantul menjadi sorotan setelah spanduk bertuliskan “Bakso Babi (Tidak Halal) viral di media sosial
DUA mayat perempuan ditemukan di sungai dalam seminggu terakhir, Mayat pertama ditemukan warga pada Selasa (1/4) siang, di Sungai Code, Bantul, Mayat kedua ditemukan warga di Sungai Progo
Sebelumnya, PSS berencana menggelar laga laga kandang di Stadion Sultan Agung, Bantul. Namun kemudian Pemkab Bantul mengurungkan izin penyelenggaraan laga tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved