Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
DITRESKRIMUM Polda Metro Jaya berencana bongkar jaringan prostitusi daring yang bersarang di Apartemen Sentra Timur di Pulogebang, Jakarta Timur.
Kanit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi menyebut pihaknya telah memeriksa pengelola apartemen yang diduga jadi sarang prostitusi daring.
Di tower kuning itu, penyidik berhasil menemukan enam unit kamar yang dijadikan tempat prostitusi daring. Penyidik menemukan beberapa kamar yang tengah menyajikan tiga anak di bawah umur untuk diperjual belikan.
"Kemarin Selasa (5/10) sore pengelola apartemen sudah kami periksa. Kami berikan 26 pertanyaan," papar Dedi, Rabu (6/10).
Dedi menerangkan pengelola apartemen diperiksa sebagai saksi.
Ia diberi pertanyaan seputar job desknya di apartemen, mekanisme apartamen, dan pihak yang bertanggung jawab di setiap tower.
Baca juga: Pilih ke Bali Ketimbang Paripurna DPRD, Anies Dinilai tak Jelas
Maka, lanjut Dedi, setelah pemeriksaan pengelola apartemen, pihaknya minggu depan akan memeriksa pengelola tower sebagai saksi.
Dedi menyebut pihaknya tak menutup kemungkinan ada lebih dari enam unit yang dijadikan sarang prostitusi daring di apartemen tersebut.
"Sebenarnya sangat memungkinkan lebih dari enam unit tapi kemarin kami fokus ke penyekapan anak yang korbannya dijadikan objek prostitusi," tuturnya.
Sebelumnya, Subdit Renakta Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) menggerebek Apartemen Sentra Timur, Pulogebang, Jakarta Timur.
Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto, mengemukakan penyidik menemukan tiga anak di bawah umur yang menjadi korban eksploitasi seksual. Mereka ikut diamankan dari lokasi penggerebekan.
MF tak kunjung pulang setelah izin bermain dengan temannya sejak awal September 2021 lalu.
"Sekitar tanggal 24 September 2021 pelapor ibu kandung korban mengetahui ada akun MiChat yang menawarkan foto anak korban untuk prostitusi di Apartemen Sentra Timur," ungkap Pujiyarto.
Polisi pun menggerebek satu unit di Apartemen Sentra Timur Rabu (29/9/2021).
Dari hasil penggerebekan mereka menemukan MF dan dua anak di bawah umur lainnya berinisial SIR (16) dan AJ (17) yang diduga turut menjadi korban eksploitasi seksual. (OL-4)
Jadwal FIFA Series 2026, Jadwal Timnas Indonesia, Indonesia vs Saint Kitts and Nevis, John Herdman debut, Peringkat FIFA Indonesia, Stadion GBK.
Peningkatan volume kendaraan tak hanya dari arah Jakarta ke Puncak Bogor dan Cianjur. Tapi juga dari arah Cianjur menuju Puncak ataupun Jakarta.
DI Posko Mudik Ramadan, Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, terapis peyandang disabilitas netra memberikan layanan relaksasi gratis sebagai salah satu fasilitas bagi para pemudik.
PERTEMUAN antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri hari ini (20/3) dinilai membantah spekulasi keretakan hubungan keduanya yang sempat beredar di publik.
normalisasi harga untuk memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga.
Momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan.
PANIT 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J. Ataupah mengungkap fakta baru dalam pelarian FTJ, Warga Negara (WN) Irak yang menjadi tersangka pembunuhan DA, cucu Mpok Nori.
SUBDIT Resmob Polda Metro Jaya mengungkap kronologi lengkap kasus pembunuhan DA, cucu pelawak legendaris almarhumah Mpok Nori, yang dilakukan oleh suami sirinya, FTJ.
Polisi mengungkap motif pembunuhan cucu Mpok Nori di Jakarta Timur. Pelaku, suami siri WNA asal Irak, nekat membunuh karena cemburu.
Polda Metro Jaya mengerahkan 1.810 personel dan menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional untuk mengamankan malam takbiran Idul Fitri 1447 H di Jakarta.
Menurut dia, proses penegakan hukum atas kasus ini yang ditangani Polda Metro Jaya merupakan langkah positif.
Kontras mendesak pembentukan TGPF untuk mengusut tuntas serangan sistematis terhadap Andrie Yunus dan membongkar aktor intelektual di balik teror ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved