Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PT JAKARTA Propertindo (Jakpro) menegaskan, pembangunan intermediate treatment facility (ITF) atau fasilitas pengelolaan sampah antara (FPSA) bukan sekadar investasi tetapi penugasan dari pemerintah dan merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).
Karena itu, Jakpro optimistis pembangunan ITF ini akan terus berlangsung. Kini, Jakpro melalui anak usahanya PT Jakarta Solusi Lestari (PT JSL) tengah menyiapkan pra-konstruksinya dan rencananya akan dikerjakan mulai tahun ini.
“Jakpro dan PT JSL akan segera memulai pekerjaan pra-konstruksi pada akhir tahun ini. Mohon doa dan dukungannya agar proyek ini dapat berjalan lancar dan menjadi solusi bagi Ibu Kota dan warga Jakarta, maju kotanya bahagia warganya,” ujar Direktur Proyek ITF sekaligus Plt Direktur Utama (Dirut) PT JSL, Aditya Bakti Laksana, dalam keterangannya, di Jakarta, Jumat (1/10).
Aditya mengatakan, ITF Sunter adalah solusi pengolahan sampah yang tepat bagi Ibu Kota dan warga DKI Jakarta. ITF ini didukung dengan teknologi teruji, modern, dan sangat ramah lingkungan.
Karena ITF Sunter akan mampu mengolah 2.200 ton sampah per hari dan dapat mengurangi 30% sampah Jakarta yang setiap harinya dikirim ke tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.
“Itu sebabnya ITF Sunter menjadi salah satu solusi dan prioritas bagi DKI Jakarta untuk mampu menyelesaikan permasalahan persampahan di Ibu Kota" tandasnya.
Sampah DKI Jakarta saat ini mencapai kurang lebih 7.800 ton/hari dan semua sampah dikirim ke TPST Bantar Gebang setiap harinya. Karena itu, pembangunan ITF Sunter menjadi solusi untuk mengurangi beban sampah TPST Bantar Gebang.
Baca juga : Pemerintah Telusuri Teluk Jakarta Mengandung Paracetamol
“Dengan demikian, ITF Sunter perlu didukung sebagai solusi sampah di DKI Jakarta. Apalagi, kesuksesan penyelenggaraan ITF DKI Jakarta menjadi barometer untuk diikuti kota-kota lainnya,” ungkapnya.
ITF Sunter didesain untuk mampu memusnahkan dan mereduksi volume sampah 80% hingga 90% dengan standar emisi Euro 5 dan menghasilkan energi listrik 35 MW/jam. Ini merupakan wujud perubahan cara pandang karena sejatinya sampah adalah material produktif dalam ekonomi sirkular.
“ITF Sunter merupakan mandat Pemprov DKI Jakarta kepada Jakpro melalui Pergub 33 Tahun 2018 tentang Penugasan Lanjutan dalam Penyelenggaraan Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara di Dalam Kota/ Intermediate Treatment Facility (ITF). Proyek ITF Sunter merupakan pengolahan sampah terbesar di Indonesia yang menghasilkan tenaga listrik dengan teknologi pengolahan sampah yang teruji, modern, dan ramah lingkungan,” ungkap Aditya.
Selain itu, katanya, Jakpro juga mengajak warga Jakarta untuk turut berkolaborasi dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan sampah di Ibu Kota. Hal ini bisa dimulai dengan kesadaran dalam mengurangi pemakaian plastik sekali pakai dan memilah sampah sejak dari rumah.
“Sampah yang menggunung dapat dihindari dengan menerapkan ekonomi sirkular sampah. Sirkulasi sampah yang baik dapat bermanfaat bagi perekonomian dan sampah yang dibuang ke pembuangan akhir dapat diminimalisasi," kata Aditya.
"Dengan berbagai potensi yang dapat dimanfaatkan, pengelolaan sampah yang tepat dapat menjadi solusi bagi beberapa masalah seperti lingkungan, kesehatan, hingga solusi untuk mendapatkan nilai tambah dari sampah yang setiap hari dihasilkan,” ungkap Aditya. (OL-7)
Asia Pacific Cities for Health and Development (APCAT) Summit 2026 menyebut kebijakan KTR di Jakarta sejalan dengan semangat APCAT.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta normalisasi kali cakung lama untuk penanganan banjir
Prakiraan cuaca Jakarta dan sekitarnya malam ini, Kamis 29 Januari 2026. Waspada hujan lebat disertai petir di Jakarta Selatan dan wilayah penyangga.
Menurut Heru, hingga saat ini Dinas Bina Marga telah menindaklanjuti sekitar 6.000 titik jalan berlubang selama musim penghujan. J
Saat ini daya tampung Pelabuhan Muara Angke hanya berkisar 400 hingga 500 kapal.
Menurut Josephine, alokasi anggaran yang sangat besar tersebut seharusnya mampu mendorong kinerja Dinas LH menjadi jauh lebih optimal, khususnya dalam menangani persoalan sampah di Ibu Kota.
ECO Enzyme dikenal sebagai cairan serbaguna yang dapat digunakan untuk menyiram tanaman, membersihkan lantai, hingga untuk mengelola sampah organik.
Sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Labuan Bajo terus memperkuat upaya pengelolaan sampah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus kualitas hidup masyarakat.
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
UMJ membantah keras isu ‘mahar aksi’ dalam demonstrasi BEM soal sampah Tangsel. Kampus menilai tudingan tersebut menyesatkan dan tidak berdasar.
Mulai pekan ini, setiap KK yang sebelumnya menerima dua galon air mineral per minggu, kini akan mendapatkan empat galon air secara rutin selama satu bulan ke depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved