Jumat 01 Oktober 2021, 08:25 WIB

Pasien Isoman Covid-19 di Kota Bekasi Tersisa 26 Orang

Rudi Kurniawansyah | Megapolitan
Pasien Isoman Covid-19 di Kota Bekasi Tersisa 26 Orang

MI/Ricky Julian
Rumah pasien Covid-19 yang jalani isolasi mandiri (isoman) diberi keterangan oleh petugas.

 

PERKEMBANGAN kasus aktif isolasi mandiri (Isoman) covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat terus melandai. Berdasarkan update terakhir isoman covid-19 tersisa sebanyak 26 pasien dari jumlah sebelumnya sebanyak 34 pasien.

"Dinas Kesehatan Kota Bekasi mengeluarkan update data penanganan Covid 19 Kota Bekasi. Pada 28 September 2021 kasus aktif dalam presentasenya berjumlah 0,03 % karena pada update 27 September 2021 terkonfirmasi isolasi mandiri masih 34 pasien yang saat ini menjadi 26 pasien," kata Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi Sajekti Rubiah, Jumat (1/10).

Ia menjelaskan, kelurahan teratas dalam kasus aktif tersebut masih di Kota Baru sebanyak 5 kasus, Kelurahan Mustika Jaya 4 kasus, Kelurahan Mustika Sari, Kelurahan Jatikramat, Kelurahan Jatimurni, dan Kelurahan Jatisampurna masing-masing 3 kasus, serta Kelurahan Bintara, Harapan Jaya, Kayuringin Jaya, Pejuang, dan Jaticempaka masing-masing sebanyak 1 kasus.

Ia mengungkapkan, kriteria zonasi pengendalian wilayah tingkat RT di Kota Bekasi yakni zona hijau tidak ada rumah terkonfirmasi di satu RT berjumlah 7.122 RT atau 99,82%. Kemudian zona orange 0%, zona Kuning terdapat 13 RT atau 0,18%, dan zona merah 0%.

"Dalam pekan ini, Pemkot Bekasi tetap melaksanakan sebaran vaksinasi melalui sistem door to door untuk warga yang belum vaksin. Dan tetap melakukan pembukaan 10 titik pada setiap Kelurahan untuk menuntaskan vaksinasi baik dosis 1 atau dosis 2," jelasnya.

Ia menambahkan, kepada warga Kota Bekasi, selain pada tempat makan ataupun mall yang telah melakukan penggunaan aplikasi PeduliLindungi dengan QR Barcode apabila ingin masuk ke dalam mall. Pihaknya akan menerapkan kebijakan serupa pada pelayanan publik di kantor kecamatan dan kelurahan.

"Pemkot Bekasi juga akan menerapkan di kantor kecamatan dan kelurahan. Jika ada warga yang belum vaksin akan langsung terdeteksi dan harus vaksin terlebih dahulu," pungkasnya.(OL-13)

Baca Juga: Dua Hari Turun Kini Harga Emas Naik 34,1 Dolar

Baca Juga

ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra

Polisi Tetapkan Kakek Lawan Arah di Tol Cikunir Jadi Tersangka

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 30 November 2021, 14:53 WIB
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono mengatakan meski telah ditetapkan sebagai tersangka, namun polisi tidak menahan...
ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Polda Metro Jaya akan Buat Jakarta Sepi Saat Malam Tahun Baru

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 30 November 2021, 14:42 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pihaknya akan membuat Jakarta sepi saat perayaan malam tahun...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Jabodetabek Kembali ke PPKM Level 2

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 30 November 2021, 13:55 WIB
Dari semula berada pada level 1 menjadi level 2 seperti tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 63 Tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya