Senin 27 September 2021, 10:25 WIB

Golkar Jakarta Sasar Vaksinasi bagi 6.000 Warga dan Siswa 

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Golkar Jakarta Sasar Vaksinasi bagi 6.000 Warga dan Siswa 

DOK Pribadi.
Gubernur Anies Baswedan bersama Ketua DPD Golkar Ahmed Zaki Iskandar saat meninjau vaksinasi massal di kantor DPD Golkar Jakarta.

 

UNTUK mempercepat tercapainya herd immunity bagi masyarakat DKI Jakarta, DPD Golkar DKI Jakarta menggelar kegiatan vaksinasi. Kegiatan yang telah berjalan sejak 4 September dan akan berlangsung selama 8 minggu ini menargetkan 6.000 warga dan siswa sekolah di Jakarta akan tervaksinasi.

"Saya kira kami (Golkar) juga punya tanggung jawab untuk mempercepat capaian vaksin bagi masyarakat dan kami mendekatkan vaksin kepada masyarakat agar makin mudah dijangkau masyarakat," kata Achmed Zaki Iskandar, Ketua DPD I  Golkar DKI Jakarta, dalam keterangan tertulisnya, Senin (27/9).

"Kami membuka center vaksinasi di DPD Golkar DKI Jakarta mempercepat program vaksinasi bagi masyarakat dan siswa-siswa sekolah," ujar Zaki. "Hingga Desember 2021 ditargetkan 1 juta warga Jakarta yang sudah divaksinasi. Ini tentu harus melibatkan semua pihak termasuk Pemprov DKI Jakarta, partai politik dan semua stakeholders lain."

Dipusatkan di kantor DPD Golkar DKI Jakarta Jalan Pegangsaan Barat Nomor 4, Jakarta Pusat, kegiatan vaksinasi dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu selama September 2021. "Hingga Minggu 26 September, tercatat sebanyak 3.500 warga Jakarta telah mengikuti kegiatan vaksinasi ini. Kami menargetkan 6.000 warga Jakarta tervaksinasi hingga akhir kegiatan ini,” ujar Judistira Hermawan, Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta, Minggu (26/9).

Judistira menambakan kegiatan vaksinasi ini merupakan komitmen Partai Golkar membantu pemerintah pusat khususnya Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat vaksinasi covid-19 bagi masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi dengan harapan herd immunity cepat terwujud. Program vaksinasi ini terbuka untuk umum, tidak hanya warga Jakarta, tetapi semua masyarakat yang menginginkan vaksinasi.

Selain itu, vaksinasi ini juga terbuka bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksinasi dosis pertama maupun kedua. Catatannya, warga melengkapi data-data seperti fotokopi KTP maupun surat keterangan telah mendapat vaksinasi ataupun yang belum.

Untuk kegiatan vaksinasi ini, Partai Golkar berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta. Sedangkan pasokan vaksin dan tenaga medisnya, dilakukan oleh Puskesmas Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat.

Menurut Judistira, ada dua jenis vaksin yang digunakan yakni Sinovac dan AstraZeneca. Berdasarkan arahan dari Pemprov DKI Jakarta, pemberian vaksin Sinovac terdiri dari dosis ke-1 untuk usia 12-17 tahun, ibu hamil, lansia, dan dosis ke-2 untuk riwayat dosis 1 Sinovac. Sedangkan vaksin AstraZeneca diberikan untuk dosis ke-1 kepada usia 18 tahun ke atas, ibu menyusui, dan dosis ke-2 bagi riwayat dosis 1 AstraZeneca.

"Alhamdulillah, pasokan vaksin tercukupi hingga akhir tahun ini. Tahun depan, perekonomian bisa berjalan normal. Kegiatan kemasyarakat dan keagamaan juga diharapkan kembali normal," ujarnya.

Selain di kantor DPD Golkar DKI Jakarta, kegiatan vaksinasi juga digelar Partai Golkar berkolaborasi dengan Sekolah Bakti Mulia (BM 400) Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Sebelumnya, Partai Golkar juga menggelar vaksinasi massal bagi pengemudi JakLingko, hasil kolaborasi dengan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) di Jakarta Utara. (OL-14)

Baca Juga

ANTARA/Pavlo Gonchar / SOPA Images via Reuters/Sipa USA/pri.

Wagub DKI Akan Cek Informasi 4 Warga DKI Terpapar Omicron

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 08 Desember 2021, 15:57 WIB
Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi menepis adanya empat orang warga Kabupaten Bekasi yang terpapar virus Covid-19 varian...
DOK MI.

Ini Kronologi Polisi Dikeroyok saat Bubarkan Balapan Liar

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 08 Desember 2021, 14:29 WIB
Saat itu korban bersama istri menggunakan kendaraan roda empat melintas di Pondok...
ANTARA

Solusi Banjir Rob DKI Tak Cukup Tanggul Pantai, Perlu Restorasi Kawasan

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 08 Desember 2021, 14:04 WIB
pengamat Tata Kota, Nirwono Joga menilai pembangunan tanggul tidak bisa menjadi solusi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya