Kamis 09 September 2021, 16:42 WIB

Pengelola Bioskop Jakarta Menanti Restu Anies

Fachri Audhia Hafiez (VJ-Medcom) | Megapolitan
Pengelola Bioskop Jakarta Menanti Restu Anies

Fachri Audhia Hafiez (VJ-Medcom)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

PENGELOLA bioskop sudah mengapungkan kepastian perihal kapan warga Ibu Kota dapat menonton film di layar lebar. Hal itu berbeda dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang seolah masih ingin berteka-teki.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Gabungan Pengelola Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) Djonny Syafruddin mengatakan, bioskop di Jakarta akan dibuka pada 14 September 2021. Namun, Anies selaku orang nomor satu di Ibu Kota rupanya belum mau mengamini pernyataan Djonny.

Baca juga: Polusi Udara Bikin Harapan Hidup Warga Jakarta Terpangkas 5,5 Tahun

"Nanti sesudah protokolnya lengkap, diumumkan sekalian," kata dia saat ditemui di Kampus Akademi Bela Negara Partai NasDem di Jakarta, Kamis (9/9/2021).

Protokol tentang pembukaan bioskop, kata Anies, masih sedang digodok. Di dalamnya akan diatur tentang jumlah penonton yang boleh masuk ke bioskop dan lain sebagainya. 
 
"Nanti sesudah ada keputusan tentang protokolnya, nanti diumumkan sekaligus. Sekaligus juga mengenai ketentuan kapasitas dan lain-lain. Tapi saat ini belum ada pengumuman," imbuhnya.

Jaringan bioskop di Tanah Air sempat dibuka dengan kapasitas penonton 50% pada November silam. Para pengusaha kemudian memilih kembali menghentikan operasional ketika masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat sejak 12 Juli 2021.

Baca juga: Anies Akui Lebih Sulit Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Dosis 2

Ketika pemerintah menurunkan level PPKM Jabodetabek menjadi level 3 dari sebelumnya di level 4/darurat, GPBSI berencana kembali beroperasi. Namun, penurunan level tersebut tidak otomatis membuat para pengelola bioskop lantas mendapat izin dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Mereka kemudian mengirim surat ke Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan, dan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy agar bioskop dapat diizinkan buka kembali.

Langkah itu sepertinya akan membuahkan hasil sehingga tercetuslah tanggal 14 September 2021 sebagai jadwal perdana bioskop dibuka kembali. 

"Insya Allah tanggal 14 dibuka, dengan catatannya banyak. Dibuka untuk wilayah Jakarta karena kuncinya kan di situ. Mudah-mudahan nanti Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang bisa mengikuti," kata Ketua Umum GPBSI Djonny Syafruddin kepada wartawan.

Hal itu terungkap setelah pihaknya mengikuti rapat dengan pemerintah pusat termasuk Kementerian Kesehatan, Selasa (7/9/2021). Djonny mengatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi menjadi salah satu syarat yang diajukan pemerintah.

Baca juga: Anies Akui Lebih Sulit Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Dosis 2

"Nanti penonton menunjukkan aplikasi itu pada petugas. Kalau ternyata belum vaksin jadi bisa ketahuan kan di situ," urainya.

Ia menambahkan, sejumlah protokol kesehatan seperti jaga jarak, kapasitas penonton 50%, serta disinfeksi juga akan tetap diberlakukan. (A-3)

Baca Juga

MI/RAMDANI

1.500 Sekolah Bakal Pembelajaran Tatap Muka, DPRD DKI: Masih Relevan

👤¬†Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 26 September 2021, 09:52 WIB
Jika ditambah dengan 610 sekolah yang sudah menerapkan PTM sejak 30 Agustus silam, ada total 1.500 sekolah yang akan menerapkan...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Cara Giring Kritik Anies Tidak Mendidik Bagi Generasi Muda

👤¬†Selamat Saragih 🕔Minggu 26 September 2021, 09:28 WIB
Pernyataan Plt Ketum PSI, Giring Ganesha, menuding Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, 'pembohong' kalimat ini tidak ...
Dok Forum Komunikasi Asosiasi Industri Pernikahan Indonesia

Omset Tinggal 10%, Ini Usulan Aturan Penyelenggaraan Pernikahan dari Para Pelaku Usaha

👤Iis Zatnika 🕔Minggu 26 September 2021, 07:54 WIB
Pengusaha induustri pernikahan nyaris kolaps akibat turunnya permintaan pasar hingga...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya