Minggu 05 September 2021, 09:13 WIB

Sekolah di Depok Bersiap Simulasi Belajar Tatap Muka

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Sekolah di Depok Bersiap Simulasi Belajar Tatap Muka

MI/Andri Widiyanto
Pembelajaran tatap muka

 

SATUAN sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, bersiap melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini menyusul situasi penyebaran covid-19 di Kota Depok yang mulai membaik serta keluarnya keputusan bersama empat menteri yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan seluruh sekolah di Kota Depok akan mengikuti simulasi belajar tatap muka. Simulasi ini akan segera dilakukan oleh semua instansi pendidikan yang terdiri dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Kini, draf mengenai teknis pembelajaran tatap muka Oktober mendatang.

"Draf (pembelajaran tatap muka) sudah siap. Simulasi sekolah tatap muka akan digelar pada pekan ketiga atau empat september 2021," ujarnya, Minggu (5/9).

Saat ini, sambung dia, Pemerintah Kota juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait sekolah tatap muka. Ia menyebut, jumlah SD dan SMP yang berstatus negeri dan swasta di Kota Depok mencapai ratusan sekolah.

Dalam pelaksanaan simulasi pembelajaran luring atau pembelajaran tatap muka ini, lanjut Thamrin, nantinya akan ditekankan terkait protokol kesehatan hingga sarana prasarana (sarpras) pendukung pencegahan covid-19. Seperti alat pengukur suhu tubuh, hingga pengaturan jarak antartempat duduk siswa.

Baca juga:  Pembelajaran Tatap Muka di Jawa Timur Dilakukan Bertahap

Pihak sekolah juga akan memberikan sosialisasi kepada orangtua tentang pembelajaran tatap muka tersebut.

"Orangtua akan diberi pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan belajar tatap muka," ucapnya.

Merespon rencana pemerintah kota akan memulai kembali belajar tatap muka pada bulan depan, orangtua menyambut baik. Sugiarto, satu dari sejumlah orangtua siswa, sepakat jika belajar tatap muka kembali digelar dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

"Kalau belajar daring itu, mau nanya ke guru kata si anak agak lama jawabnya. Saya sih setuju selama menjaga protokol kesehatan," kata Sugiarto di SMPN 15 Kota Depok, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (5/9).

Sugiarto mengatakan selama belajar secara daring tanggung jawab anak untuk belajar justru berkurang.

"Sang anak lebih sering bermain ketimbang mengerjakan tugas ataupun belajar," ungkapnya.(OL-5)

Baca Juga

DOK/ATALIAN Global Services Indonesia

Atalian Global Services Indonesia Resmikan Kantor Pusat Baru

👤Bayu Anggoro 🕔Rabu 26 Januari 2022, 22:25 WIB
Atalian menyediakan lokasi terpusat untuk mengelola operasional, keamanan, dan helpdesk sepanjang...
Antara/Aprilio Akbar

Pemprov DKI Optimistis Pembangunan Sirkuit Formula E Tepat Waktu 

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 26 Januari 2022, 21:30 WIB
PT Jakpro mengakui Formula E belum dapat sponsor, sehingga kini memakai dana talangan dulu untuk bangun...
MI/Ricky JUlian

Dinas Pendidikan Tangsel Evaluasi Pelaksanaan PTM 

👤Syarief Oebaidillah 🕔Rabu 26 Januari 2022, 20:43 WIB
"Pelaksanaan PTM  yang sedang berjalan.sedang kita evaluasi. Untuk itu kami terus berkoordinasi dengan Dinas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya