Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, bersiap melakukan simulasi pembelajaran tatap muka (PTM). Hal ini menyusul situasi penyebaran covid-19 di Kota Depok yang mulai membaik serta keluarnya keputusan bersama empat menteri yang memperbolehkan pembelajaran tatap muka.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok Mohammad Thamrin mengatakan seluruh sekolah di Kota Depok akan mengikuti simulasi belajar tatap muka. Simulasi ini akan segera dilakukan oleh semua instansi pendidikan yang terdiri dari sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Kini, draf mengenai teknis pembelajaran tatap muka Oktober mendatang.
"Draf (pembelajaran tatap muka) sudah siap. Simulasi sekolah tatap muka akan digelar pada pekan ketiga atau empat september 2021," ujarnya, Minggu (5/9).
Saat ini, sambung dia, Pemerintah Kota juga tengah menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait sekolah tatap muka. Ia menyebut, jumlah SD dan SMP yang berstatus negeri dan swasta di Kota Depok mencapai ratusan sekolah.
Dalam pelaksanaan simulasi pembelajaran luring atau pembelajaran tatap muka ini, lanjut Thamrin, nantinya akan ditekankan terkait protokol kesehatan hingga sarana prasarana (sarpras) pendukung pencegahan covid-19. Seperti alat pengukur suhu tubuh, hingga pengaturan jarak antartempat duduk siswa.
Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka di Jawa Timur Dilakukan Bertahap
Pihak sekolah juga akan memberikan sosialisasi kepada orangtua tentang pembelajaran tatap muka tersebut.
"Orangtua akan diberi pemahaman tentang mekanisme pelaksanaan belajar tatap muka," ucapnya.
Merespon rencana pemerintah kota akan memulai kembali belajar tatap muka pada bulan depan, orangtua menyambut baik. Sugiarto, satu dari sejumlah orangtua siswa, sepakat jika belajar tatap muka kembali digelar dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.
"Kalau belajar daring itu, mau nanya ke guru kata si anak agak lama jawabnya. Saya sih setuju selama menjaga protokol kesehatan," kata Sugiarto di SMPN 15 Kota Depok, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Minggu (5/9).
Sugiarto mengatakan selama belajar secara daring tanggung jawab anak untuk belajar justru berkurang.
"Sang anak lebih sering bermain ketimbang mengerjakan tugas ataupun belajar," ungkapnya.(OL-5)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan adalah prioritas utama. Kewajiban kita memastikan seluruh masyarakat berada dalam kondisi aman,”
Unpad EdEx juga telah meresmikan kerja sama perdana dengan PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney yang merupakan BUMN Holding Industri Aviasi dan Pariwisata Indonesia.
DINAS Pendidikan Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) mengabaikan Instruksi Wali Kota Nomor 12 Tahun 2023 tentang pengendalian pencemaran udara dengan tidak menerapkan PJJ.
SEKOLAH menengah atas terbuka (SMA-T) atau sekolah menengah swasta yang disiapkan pemerintah bagi siswa SMP yang dinyatakan tidak lolos PPDB
Melalui outing class diharapkan siswa dapat menemukan secara langsung pengetahuan yang selama ini mereka sudah pelajari secara teori di dalam kelas
Pertumbuhan mata minus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan risiko terjadinya komplikasi penyakit mata di kemudian hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved