Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI baru akan melakukan penyelidikan kasus pembacokan oleh gangster remaja yang viral di media sosial. Pasalnya, belum mengetahui adanya seorang remaja korban pembacokan kelompok gangster di Jalan Ciledug Raya, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (8/8) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pesanggrahan, AKP Fajrul Choir menyebutkan belum menerima laporan terkait kejadian itu.
“Belum ada laporannya. Nanti coba saya cek ke anggota ya,” ujar Fajrul saat dikonfirmasi, Senin (8/9).
Namun, pihaknya memastikan akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu atas informasi kasus pembacokan tersebut.
Diberitakan sebelumnya, kelompok Gangster membabi buta membacok seorang remaja yang ditemukan tergeletak di pinggir Jalan Ciledug Raya, persisnya di depan SPBU Petukangan Selatan.
Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @info_ciledug terlihat remaha tersebut dengan kondisi tergeletak bersimbah darah. Terlihat satu unit sepeda motor dengan nomor polisi B 6431 VES. (OL-13)
Baca Juga: Ini Alasan DLH DKI Bangun Insenerator di Taman Tebet
Untuk menyiasati dampak negatif FOMO, kunci utamanya justru terletak pada fondasi yang dipupuk sejak dini di lingkungan keluarga.
Meta menekankan bahwa perlindungan terhadap anak tidak harus dilakukan dengan cara yang mengekang atau memantau seluruh isi percakapan secara berlebihan.
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Upaya pencegahan bunuh diri pada remaja dinilai perlu dimulai dari penguatan “jaring pengaman” di lingkungan terdekat, terutama sekolah dan keluarga.
Agar aturan gawai dapat berjalan efektif, orangtua perlu menerapkan pola asuh yang masuk akal dan kolaboratif.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Munculnya aksi tekanan dan intimidasi terhadap petugas parkir di salah satu gerai Mie Gacoan kembali memunculkan kekhawatiran soal praktik premanisme yang dapat mengganggu iklim usaha.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Penanganan kasus premanisme dan penataan UMKM akan dilakukan secara seimbang.
Satpol PP Jakarta Pusat menjaring sejumlah preman berkedok jukir di kawasan Bundaran HI, Jumat (25/7) dini hari.
Aksi premanisme modus juru parkir (jukir) liar kembali marak di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka kerap beraksi pada malam hari.
PREMANISME kembali menggila. Berkedok sebagai ormas, tapi sepak terjang mereka bak garong yang garang melawan hukum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved