Minggu 01 Agustus 2021, 15:59 WIB

Anies: Pembukaan Sektor Usaha Tunggu Status PPKM

Hilda Julaika | Megapolitan
Anies: Pembukaan Sektor Usaha Tunggu Status PPKM

MI/ANDRI WIDIYANTO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

 

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan untuk pembukaan sektor usaha akan ditentukan oleh status PPKM. Karena pengendalian Covid-19 tidak hanya ditentukan oleh satu wilayah saja melainkan lintas wilayah. Sehingga status PPKM ini menunggu perkembangan kasus yang akan menentukan pelonggaran aktivitas.

“Tentang sektor apa yang mau dibuka dan prosesnya, pengendalian Covid-19 ini tidak bisa hanya satu wilayah, tetapi ini dikerjakan lintas wilayah. Jadi kita nanti akan melaksanakan ketika sudah ada ketentuan status PPKM nya level 4 atau level 3,” kata Anies di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8).

Dari kejelasan status PPKM tersebut, nanti ada sektor-sektor yang sudah bisa dimulai dan cara melaksanakannya. Hal tersebut sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.

Namun, untuk di Jakarta ketentuan tersebut akan ditambahkan dengan harus sudah vaksin. Sehingga apabila ada sektor yang sesuai ketentuan dinyatakan diizinkan, tapi untuk di Jakarta ada penambahan yakni, harus sudah divaksin.

Untuk pemantauan vaksinasi ini bisa menggunakan aplikasi JAKI. Caranya dengan memasukan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Kemudian akan muncul warna hijau yang berarti sudah vaksin dua kali, warna kuning dengan arti sudah vaksin satu kali, dan warna merah belum vaksin

“Jadi kalu kemana-mana buka aplikasinya, tunjukan tanda hijau Anda bisa kemana saja, kalau Anda merah jangan pergi-pergi dulu karena berisiko,” imbuhnya.

Sementara, untuk orang yang karena alasan medis belum bisa divaksin atau baru sembuh dari covid-19 akan ada ketentuan. Dengan membawa surat keterangan dokter terkait alasan medis belum bisa dibaksin.

“Mereka cukup membawa surat keterangan dari dokter bahwa mereka memang belum bisa vaksin atau kalau ada persoalan medis sehingga tidak bisa vaksin. Cukup keterangan dokter itu akan bisa dikecualikan,” tandasnya. (Hld/OL-09)

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Tanah Munjul, KPK Dalami Penyertaan Modal dari Pemprov DKI

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 22 September 2021, 13:31 WIB
"Saksi menerangkan mengenai salah satu penyertaan modal kepada Perumda Sarana Jaya yang diperuntukkan bagi pembangunan rumah DP...
Ilustrasi

Ini Kendala Usut Kasus Perundungan Pegawai KPI

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 22 September 2021, 13:27 WIB
"Kami terkendala tempus delicti (waktu terjadinya suatu delik atau tindak pidana) yang sudah terlalu lama dan sudah berubah,"...
MI/Insi Nantika Jelita

Selain Pidanakan Haris Azhar, Luhut Gugat Perdata Rp100 M

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 22 September 2021, 13:04 WIB
Adapun sejumlah Rp100 miliar itu jika dikabulkan oleh hakim bakal disumbangkan untuk masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Miliarder Baru dari Pundong

MASYARAKAT dihebohkan dengan video viral warga Dukuh Pundong III, Kelurahan Tirtoadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, membeli tiga mobil dengan uang tunai.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya