Rabu 21 Juli 2021, 13:34 WIB

Ruang Standardisasi Obat Pemicu Kebakaran BPOM

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Ruang Standardisasi Obat Pemicu Kebakaran BPOM

Antara/Ampelsa.
Ilustrasi.

 

PUSAT Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri menduga kebakaran di kantor Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berawal dari ruang standardisasi obat dan prekursor.

"Dari hasil penyelidikan awal, diketahui terdapat api yang berkobar di lantai satu gedung BPOM, tepatnya di ruang standardisasi obat dan prekursor dan zat adiktif," ungkap Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Argo Yuwono, Rabu (21/7).

Dari penelusuran awal, Argo menyebut kebakaran itu diduga akibat hubungan arus pendek listrik. Hal itu, lanjut Argo, berkaitan dengan proses peremajaan instalasi listrik yang sedang dilakukan di lokasi kejadian. Namun, sejauh ini Puslabfor Polri belum menyimpulkan secara utuh mengenai penyebab kebakaran kantor BPOM itu.

Sementara itu, Karopenmas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengemukakan bahwa penyidik masih mendalami temuan-temuan dari hasil olah TKP yang dilakukan. "Belum pada kesimpulan karena masih proses pemeriksaan," terang Rusdi, Rabu (21/7).

Perkara tersebut, kata Rusdi, saat ini ditangani oleh Satuan Kewilayahan di Polda Metro Jaya. Rusdi menegaskan akan memberikan penjelasan secara utuh terkait peristiwa itu jika hasil penyelidikan Puslabfor tuntas. 

Sebelumnya, kebakaran terjadi di lantai satu gedung BPOM Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Jakarta Pusat, Minggu (18/7) malam. Kebakaran diduga terjadi akibat hubungan arus pendek listrik yang kemungkinan terkait dengan pekerjaan peremajaan instalasi listrik yang sedang dilakukan di tempat kejadian.

Baca juga: Kebakaran Gedung BPOM Diduga Kuat Akibat Korsleting Listrik

Polisi kini mengamankan empat pekerja yang melakukan pekerjaan instalasi dan seorang sekuriti untuk dimintai keterangan. Api yang membakar lantai dasar gedung BPOM dengan luas area yang terbakar sekitar 200 meter persegi ditaksir menyebabkan kerugian mencapai Rp600 juta. (OL-14)

Baca Juga

Antara/Aditya Pradana Putra.

Satpol PP Akui tidak Mungkin Awasi Orang Makan 20 Menit

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 28 Juli 2021, 13:18 WIB
Satpol PP tetap melakukan pengawasan seperti biasa dengan sistem patroli memantau kondisi di lapangan. Jika pihaknya menemukan kerumunan,...
MI/Agus Mulyawan

Hari Ini Stasiun Jakarta Kota dan Rangkasbitung Layani Vaksinasi Covid-19

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 28 Juli 2021, 11:02 WIB
Kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar di Stasiun Kereta Jakarta Kota dan Rangkasbitung masing-masing disediakan 200...
ANTARA FOTO/Yulius Satria

Upayakan Herd Immunity di Pasar, IKAPPI Vaksin 100 Ribu Pedagang DKI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Rabu 28 Juli 2021, 09:46 WIB
IKAPPI bekerja sama dengan Perumda Pasar Jaya, Mabes Polri atau Polda Metro Jaya melakukan percepatan vaksinasi di pasar-pasar tradisional...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Membangun Konektivitas Segitiga Emas Jawa Bagian Tengah

 Untuk membangkitkan pertumbuhan perekonomian di Jawa bagian tengah, Tol Joglosemar menjadi salah satu solusi

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya