Selasa 06 Juli 2021, 07:50 WIB

Seorang Polisi di Semarang Turun Langsung Urus Jenazah Covid-19

Yakub Pryatama | Megapolitan
Seorang Polisi di Semarang Turun Langsung Urus Jenazah Covid-19

Ilustrasi
Ilustrasi covid-19

 

TAK ada warga yang berani mengurus jenazah covid-19, polisi Sat Samapta Polrestabes Semarang Aiptu Andi Surwano memilih turun langsung untuk memulasarakan tetangganya.

Andi memberanikan diri memulasarakan jenazah terpapar covid-19 yang merupakan tetangganya di Perum Graha Sendangmulyo Tembalang, Semarang.

Anggota Polisi yang merupakan Kasubnit Pam Obvit Satsamapta Polrestabes Semarang ini hanya menggunakan alat pelindung diri (APD) berupa jas hujan, jaket polisi hijau, sarung tangan, face shield saat memandikan jenazah.

Tidak ada satu pun warga yang ikut mendampingi pemulasaraan, kecuali modin setempat.

Andi menuturkan  jenazah tersebut baru saja meninggal di rumah dan tidak satupun yang tahu bahwa terpapar korona. Saat dibawa ke rumah, tetangganya tersebut divonis covid-19.

"Saat dipulangkan dari rumah sakit ke rumah. Warga tidak ada yang berani. Pak modin tidak mempunyai teman. Akhirnya saya diundang," katanya.

Awalnya, dia harus beradu argumen dengan istrinya saat memulasarkan jenazah covid 19. Namun dirinya bisa meyakinkan istrinya untuk menolong memulasarakan jenazah

"Awalnya saya ribut sama istri karena takut terpapar saat memandikan jenazah. Tapi saya bilang yang saya lakukan untuk menolong orang," ujarnya.

Baca juga: Jenazah Pasien Covid-19 Di Sikka Dimakamkan Di Depan Rumah

Berbekal ilmu pemulasaran jenazah covid-19 yang dimiliki, dia memberanikan diri untuk membantu tetangganya.

Andi telah mengetahui banyak risiko yang harus dihadapinya saat memulasarakan jenazah.

"Saya bermodal semprotan buat burung, lalu saya isi dengan cairan disinfektan. Secara aturan tidak boleh dimandikan. Tapi modinnya minta dimandikan, maka saya mandikan," tuturnya.

"Saya tidak langsung pulang ke rumah setelah memandikan  jenazah. Saya mandi di rumah yang satunya dan baju saya beserta jas hujan langsung saya rendam detergen. Ya begitulah risikonya," tambahnya.

Ia menuturkan, setelah jenazah dimandikan, lalu dimakamkan ke Demak. Adapun jenazah itu diangkut menggunakan mobil PMI.

"Saya meminta doa agar saya kuat dapat membantu masyarakat," tukasnya.(OL-5)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Satu Mobil Formula E Akan Dipamerkan saat HBKB di Jakarta Minggu Nanti

👤Mohamad farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:46 WIB
"Mobil ini akan dipajang dan hanya 1," ujar Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad...
MI/Andri Widiyanto

Ada Minuman Keras dalam Daftar Sponsor Formula E, Sahroni : Itu Sponsor Global dari FEO

👤Mohammad Farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:07 WIB
Politikus NasDem itu menambahkan, iklan bir tersebut bukan merupakan mitra dalam negeri dan pihaknya tidak bisa ikut mencampuri urusan...
DOK BPK

Pemkot Tangsel Kembali Raih Opini WTP dari BPK

👤Syarief Oebaidillah 🕔Kamis 26 Mei 2022, 19:41 WIB
Pemkot Tangsel Banten meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Banten atas Laporan Keuangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya