Jumat 11 Juni 2021, 09:15 WIB

BTS Meal Picu Kerumunan, McDonald's Minta Maaf

Rahmatul Fajri | Megapolitan
BTS Meal Picu Kerumunan, McDonald

MI/ANDRI WIDIYANTO
Pengemudi ojol mengantre untuk mengambil pesanan BTS Meal di gerai McDonald's Raden Saleh, Jakarta, Rabu (9/6).

 

POLISI telah memanggil manajemen restoran cepat saji McDonald's (McD) terkait kerumunan driver ojek daring (ojol) saat memesan menu BTS Meal.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya menyebut manajemen McD telah meminta maaf atas kerumunan di beberapa gerai yang dipicu edisi BTS Meal.

"Diklarifikasi untuk ke Polsek dan Polres, mereka sudah minta maaf dan akan memperbaiki sistem yang ada," ujar Yusri, ketika dikonfirmasi, Jumat (11/6).

Baca juga: Ini Sanksi bagi 32 Gerai McD yang Timbulkan Kerumunan di Jakarta

Yusri mengatakan pihaknya tidak terburu-buru dalam menerapkan proses pidana pada kasus kerumunan McD tersebut.

Ia mengatakan pihaknya, bersama Satpol PP dan TNI, mengutamakan langkah pencegahan atau preventif.

“Preventif dulu, nanti kita sambil lihat hasilnya, masih kita ambil keterangan dulu, dan mereka mengakui minta maaf dulu karena kita cepat langsung kita bubarkan semuanya,” kata Yusri.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan pihaknya menyarankan McD untuk menghilangkan promo BTS Meal pada aplikasi pemesanan daring untuk sementara waktu. Hal itu guna mencegah kembali terjadinya kerumunan.

"Kami mengusulkan kemarin supaya aplikasi yang BTS Meal itu dihilangkan dulu atau ditutup sementara, jangan sampai terjadi kerumunan seperti ini," kata Yusri.

BTS Meal merupakan menu kerja sama antara McDonald's dengan boyband asal Korea Selatan (Korsel) Bangtan Boys atau BTS.

Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia Caroline Kurniadjaja menjelaskan BTS Meal ini akan diluncurkan pada 9 Juni mulai pukul 11.00 WIB.

Namun, untuk mendapatkan BTS Meal ini, para fans BTS atau yang biasa disebut ARMY dan konsumen MCDonald's lainnya hanya bisa memperolehnya secara daring dan drive thru.

Hal itu dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi kerumunan di tengah pandemi covid-19 yang saat ini masih melanda Tanah Air.

"Memutuskan tidak menjual di restoran langsung, karena kami mengutamakan keselamatan dan kesehatan konsumen dan karyawan. Kita tahu fans BTS banyak jadi untuk menghindari keramaian kerumumanan makanya kami putuskan tidak menjual langsung," kata Caroline.

Meski demikian, kerumunan tidak terelakkan. Pada hari pertama peluncuran tersebut, pesanan melalui ojek daring membludak dan membuat kerumunan.

Alhasil, sejumlah gerai McD disegel sementara guna mencegah kerumunan. Tercatat, 32 gerai McD di Jakarta disanksi karena kerumunan tersebut. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Wisma Atlet Penuh, Pemprov DKI Siapkan Lokasi Isolasi di Ragunan dan TMII

👤Selamat Saragih 🕔Selasa 15 Juni 2021, 22:02 WIB
Data terbaru 15 Juni 2021, jumlah pasien di RS Wisma Atlet sudah mencapai 5.453 orang atau mencapai 83,9% dari kapasitas yang...
MI/Angga Yuniar

3.823 Orang Ditangkap Polisi Terkait Premanisme dan Pungli

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 15 Juni 2021, 21:19 WIB
Pengungkapan terbanyak, lanjut Rusdi, dilakukan di wilayah hukum Polda Jawa Tengah, yaitu sebanyak 922 orang yang sempat...
AFP

Pemkot Jakut Targetkan Vaksin 21 Ribu Warga Per Hari

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 15 Juni 2021, 20:54 WIB
Pelaksanaan vaksinasi berpegang teguh pada konsep kolaborasi yang menyesuaikan dengan karakteristik masing-masing...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya