Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan bersepeda dari kediamannya di Lebak Bulus melewati Jalan Jenderal Sudirman bersama Komunitas Bike to Work Indonesia pagi ini dalam rangka memperingati Hari Sepeda Internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Anies berpesan kepada masyarakat agar saling menghormati di jalan raya. Hal ini dikatakannya kala menjawab pertanyaan awak media terkait ramainya peminat Road Bike di ibu kota sampai mengundang konflik dengan pengguna jalan lainnya.
Menurut Anies, baik pesepeda, pejalan kaki, dan pengguna kendaraan bermotor harus saling menghormati hak dan kewajibannya di jalan raya.
"Semua ingin pesepeda dan kendaraan bermotor saling menghormati. Saling mengikuti aturan," kata Anies di Bundaran Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (3/6).
Semua pengguna jalan harus menomorsatukan keselamatan sehingga ketika berada di jalan raya, masing-masing pihak tidak akan saling bergesekan.
"Kalau pengguna jalan tuh dari mana sih mulainya? Dari jalan kaki, pengendara sepeda, pengendara kendaraan bermotor, itu semua adalah pengguna jalan. Karena itu saling hormati, ikut ketentuan yang ada, insya Allah perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya selamat," tukasnya.
Baca juga: Soal Polemik Road Bike, Pengamat: Jalan Raya bukan untuk Balapan
Sebelumnya, kebijakan Pemprov DKI memperbolehkan pesepeda Road Bike memiliki jalur khusus setiap pagi di akhir pekan di Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang menuai reaksi kontra. Reaksi kontra tidak hanya datang dari para ahli yang menyebut jalur tersebut berbahaya karena terlalu tinggi, namun juga datang dari DPRD DKI yang menyebut hal tersebut sebagai diskriminasi terhadap pengguna jalan lain. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Justin Untayana meminta agar Pemprov DKI membenahi jalur sepeda yang ada ketimbang menyediakan jalur sepeda khusus di waktu tertentu.(OL-5)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Pembangunan jalur sepeda tersebut dibangun berdasarkan tipologi jalan, volume kendaraan, dan perspektif ruang perkotaan.
Pramono juga mengatakan akan melakukan penertiban di jalur sepeda yang sebelumnya sudah dibangun oleh mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
PKS mengkritik keberadaan jalur sepeda di Jakarta yang dianggap belum ideal
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tidak akan mengurangi spesifikasi pada jalur sepeda.
Beberapa ruas jalan yang jalur sepedanya mengalami kerusakan di antaranya adalah di jalan Matraman, Salemba Raya, Tugu Tani, HOS Cokroaminoto, Ahmad Yani, serta DI Panjaitan.
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono tak mau ambil pusing terkait laporan komunitas penggiat transportasi sepeda Bike To Work kepada Ombudsman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved