Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hari ini cuaca sebagian DKI Jakarta berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang, Senin (24/5).
BMKG, dalam akun Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Senin, memprakirakan hujan berintensitas sedang tersebut akan melanda Jakarta Selatan dan Jakarta Timur sejak siang.
"Waspada potensi hujan disertai kilat/ petir di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur pada siang dan malam hari," demikian peringatan dini BMKG tersebut.
Sementara itu di pagi harinya, menurut BMKG, cuaca cerah berawan berpotensi terjadi di enam wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.
Hujan diperkirakan akan turun di sebagian Jakarta mulai pukul 13.00 WIB, kecuali cuaca wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang berpotensi berawan pada waktu tersebut.
Sementara itu, cuaca Jakarta Barat dan Jakarta Pusat berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada waktu tersebut. Lalu, di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang.
BMKG pada situs situs resmi-nya kemudian memprakirakan hujan di Jakarta Selatan berpotensi semakin lebat mulai pukul 16.00 WIB sampai 19.00 WIB.
Pada waktu tersebut, Jakarta Utara juga berpotensi turun hujan dengan intensitas ringan. Sementara di Kepulauan Seribu, prakiraan cuaca masih berawan pada Senin sore hingga malam.
BMKG memprakirakan potensi turun hujan di Jakarta Utara pada sore hari berlangsung hingga pukul 22.00 WIB. Setelah itu, cuaca Jakarta Utara berpotensi berawan hingga Selasa (25/5) dinihari.
Demikian pula potensi hujan sedang di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, serta hujan ringan di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat akan berakhir pada jam 22.00 WIB tersebut.
Adapun suhu udara di DKI Jakarta pada Senin diperkirakan antara 24 derajat hingga 33 derajat celsius.
BMKG memprakirakan kelembaban udara di DKI Jakarta berada pada kisaran minimum 65 hingga maksimum 95 persen. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Manuver Ganjar Pranowo Bikin Elit PDIP Murka
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
BMKG rilis peringatan dini cuaca Jakarta 20 Januari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan merata, waspada potensi banjir dan kemacetan.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved