Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya mengimbau kepada pemudik yang mendapat penolakan dari lingkungan sekitar lantaran tidak mempunyai surat keterangan bebas covid-19 untuk mendatangi Polsek terdekat.
"Fenomena sekarang yang ada RT-RT, RW-RW menolak warganya yang mudik kembali tanpa memperlihatkan surat 'swab' antigen," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Selasa (18/5).
Yusri mengatakan Polda Metro Jaya telah menyiapkan fasilitas tes usap antigen gratis bagi para pemudik yang kembali ke Jakarta.
Dia pun mengajak pemudik yang tidak mempunyai surat keterangan bebas korona untuk mendatangi Polsek terdekat di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mendapatkan tes usap antigen gratis
"Makanya kebijakan yang dikeluarkan Kapolda Metro Jaya semua Polsek-Polsek di wilayah Polda Metro Jaya disiapkan pos 'swab' antigen gratis. Silahkan ke situ nanti dapat surat keterangan," katanya.
Petugas juga telah bersiap apabila ada pemudik yang positif dan selanjutnya melakukan asesmen apakah yang bersangkutan akan menjalani isolasi mandiri atau dibawa ke Wisma Atlet.
"Kami sudah ada inovasi juga menempelkan stiker di depan rumahnya apakah ini isolasi mandiri ataukah memang harus dirujuk ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran," kata Yusri.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, beserta jajaran pada Senin pagi (17/5) meninjau dua menara (tower) di RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, sebagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan kasus COVID-19.
Peninjauan ini dilakukan dalam rangka mengecek kesiapan, baik kapasitas ruangan, ketersediaan tempat tidur, hingga tenaga kesehatan dan personel pengamanan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta.
"Kami cek bersama Kapolda baik kesiapan personel tenaga medis, unsur pengamanan dan sarana prasarana yang disiapkan di sini, sehingga apabila terjadi lonjakan, kita sudah siap mengantisipasi," kata Pangdam di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Menurut Dudung, lonjakan kasus positif COVID-19 harus diantisipasi dengan adanya arus balik Idul Fitri. (OL-8)
Sebanyak 7.728 personel gabungan siaga mengamankan pembagian sembako di Monas yang dihadiri Presiden Prabowo. Simak strategi pengamanan untuk antisipasi lonjakan 100 ribu warga.
Sebanyak 1.300 personel gabungan amankan laga FIFA Series 2026 di GBK antara Indonesia vs Saint Kitts and Nevis dan Solomon vs Bulgaria. Simak aturan dan jadwalnya di sini.
Polisi tangkap dua WNA asal Liberia di Jakarta Selatan terkait penipuan 'black dollar' senilai ribuan dolar. Pelaku gunakan modus cairan pengubah kertas hitam.
Polisi tangkap dua WNA asal Liberia di Jakarta Selatan terkait penipuan 'black dollar' senilai ribuan dolar. Pelaku gunakan modus cairan pengubah kertas hitam.
Alfin Maksalmina Windian, warga Cibubur yang hilang sejak 11 Maret, ditemukan tewas terkubur sedalam 3 meter di Cikeas. Kasus kini ditarik Polda Metro Jaya.
Tragis! Alfin Maksalmina Windian (28) ditemukan tewas terkubur sedalam tiga meter di Cikeas setelah hilang selama dua pekan. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
KALANGAN aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur, Jawa Barat, dilarang menggunakan fasilitas kendaraan dinas untuk keperluan mudik pada Idulfitri 1443 Hijriyah.
Anggota Komisi VI DPR RI Rudi Hartono Bangun mengaku, saat ini harga Tanda Buah Segar (TBS) milik petani sawit sudah anjlok ke Rp1000 akibat kebijakan larangan ekspor.
Budi menginstruksikan jajarannya untuk berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pengawasan terhadap operasi angkutan bus maupun travel gelap.
Meski pemerintah sudah mengizinkan diharapkan masyarakat tidak terlalu bereforia mengingat pandemi ini belum usai.
Untuk mengantisipasi terjadinya gelombang ketiga penyebaran covid-19.
"Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya covid-19,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved