Senin 10 Mei 2021, 17:13 WIB

Ancol Hanya Terima 30 Persen Pengunjung Selama Libur Lebaran

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Ancol Hanya Terima 30 Persen Pengunjung Selama Libur Lebaran

MI/Andri Widiyanto
Sejumlah pengunjung bermain di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Minggu (27/12/2020).

 

Taman Impian Jaya Ancol akan mengatur pembatasan pengunjung sebesar 30 persen atau 36.000 orang per hari selama libur lebaran.

Baca juga : Area Publik Gratis di Perluasan Ancol Bakal Diatur dalam Perda

Vice President Corporate Secretary PT Pembangunan Jaya Ancol Agung Praptono mengatakan pembatasan pengunjung tersebut merupakan syarat dibukanya kembali seluruh wahana yang ada di Ancol, termasuk wahana pemandian Atlantis yang dibuka sejak 5 Mei 2021.

"Di aturan sekarang (sebelum lebaran) pembatasan pengunjung 50 persen, nanti ketika masa lebaran kami turun jadi 30 persen. Itu adalah suatu upaya juga. Meskipun kawasan wisata tetap buka selama masa pelarangan mudik, tapi protokol kesehatan dan juga potensi terjadinya kerumunan besar tetap dikendalikan," ujar Agung dalam konferensi pers #MudikKeAncol, di Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya Ancol, Senin (10/5).

Juru Bicara Satuan Tugas (Jubir Satgas) Percepatan Penanganan COVID-19 Taman Impian Jaya Ancol itu mengatakan prosedur keselamatan yang diterapkan kawasan Taman Impian Jaya Ancol saat libur lebaran nanti adalah akumulasi perbaikan yang terus dilakukan hari ke hari.

"Alhamdulillah sejak kemarin (sebelum lebaran) Ancol dibuka, sampai sekarang (saat konferensi pers itu diadakan), tidak ada penularan kasus COVID-19 yang mengarah dari Ancol. Dan itu nanti di masa lebaran ini akan menjadi perhatian (concern) kami juga," ujar Agung.

Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di industri pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk ingin  menjadikan sebagai kawasan destinasi wisata Ibu Kota yang terjamin dari sisi kesehatan maupun keamanannya.

Sementara itu VP Taman Impian Jaya Ancol Ferdinand Gultom mengatakan pihaknya hanya melayani pelanggan yang memesan tiket secara daring melalui www.ancol.com.

Ia menjelaskan dengan luas area 215 meter persegi, kawasan Taman Impian Jaya Ancol memiliki kapasitas normal 120.000 pengunjung.

"Namun sesuai ketentuan, kami hanya melayani kapasitas 30 persen per hari," kata Ferdinand kepada wartawan di Jakarta, Senin.

Adapun pemberlakuan jam buka-tutup operasional setiap kawasan untuk periode 13 – 23 Mei 2021 sebagai berikut:

Pintu Gerbang Ancol, pukul 06.00 – 20.00 WIB
Kawasan Taman & Pantai, pukul 06.00 – 21.00 WIB
Kawasan Allianz Ecopark, pukul 07.00 – 17.00 WIB
Dunia Fantasi, pukul 10.00 – 17.00 WIB
Ocean Dream Samudra, pukul 09.00 – 17.00 WIB
Sea World Ancol, pukul 09.00 – 17.00 WIB
Atlantis Water Adventures, pukul 08.00 – 16.30 WIB

Guna memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan, maka terdapat petugas di setiap titik keramaian yang mengatur, memantau, dan mengingatkan kepada pengunjung jika terdapat pelanggaran protokol kesehatan. Total petugas keamanan dan Satgas COVID-19 berjumlah 200 personel, di luar tenaga bantuan eksternal seperti Satpol PP, TNI, dan Kepolisian.

Ancol juga menyediakan tiga unit ambulans di lokasi wisata disertai 12 tim medis dan seorang dokter yang bersiaga jika terjadi keluhan kesehatan dari pengunjung. (Ant/OL-12)

Baca Juga

MI /ADAM DWI

Taman Impian Jaya Ancol Tutup Operasi Mulai 24 Juni

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 23 Juni 2021, 12:04 WIB
"Penutupan sementara operasional kawasan wisata Ancol sebagai salah satu upaya mendukung SK Gubernur tersebut dan untuk menekan...
ANTARA/Yogi Rachman

Permukiman di Kebon Pala Banjir Akibat Kali Ciliwung Meluap

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:58 WIB
Salah satu warga bernama Jhony menjelaskan banjir mulai mengenangi permukiman tempat tinggalnya pada pukul 07.00...
MI/RAMDANI

Wagub Pastikan Warga Non-DKI bisa Divaksin di Ibu Kota

👤Kautsar Bobi 🕔Rabu 23 Juni 2021, 11:41 WIB
Ariza mendorong warga untuk segera mendatangi sentra vaksinasi di daerahnya masing-masing. Hal ini guna menggenjot target vaksinasi di DKI...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya