Jumat 02 April 2021, 08:53 WIB

Area Publik Gratis di Perluasan Ancol Bakal Diatur dalam Perda

Hilda Julaika | Megapolitan
Area Publik Gratis di Perluasan Ancol Bakal Diatur dalam Perda

MI/Andri Widiyanto
Sejumlah pengunjung bermain di Pantai Lagoon, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Minggu (27/12/2020)

 

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta akan memperjuangkan area publik gratis pada rencana pembangunan perluasan daratan Ancol, Jakarta Utara.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan mengatakan hal tersebut bakal tertuang dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2014 tentang Rencana Detail Tata Ruang dan Peraturan Zonasi (RDTR-PZ).

“Kita mau mengatur kepastian khusus area publik, sehingga masyarakat dapat menikmati pantai di Jakarta tanpa mengeluarkan biaya. Kita coba kawal, sehingga Perda ini nantinya bisa bermanfaat bagi masyarakat,” kata Pantas dalam keterangannya, Jumat (2/1).

Pantas menyampaikan, peraturan tersebut sangat penting ditegaskan dalam Perda RDTR-PZ agar kawasan pantai gratis berlaku sampai kapan pun dan tidak akan bisa dialihfungsikan menjadi kawasan komersil atau untuk kepentingan bisnis.

“Jadi kalau sudah diikat dalam peraturan, pasti tidak akan bisa ada lagi perubahan nantinya. Sebab kita khawatir, seringkali awalnya bilang untuk publik, tapi nanti diakhir menjadi komersil. Ini yang akan kita kawal agar hal yang menguntungkan untuk publik bisa terjaga sampai akhir,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Pantas meminta PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menyerahkan rancangan pembangunan beberapa area wisata diatas perluasan daratan di kawasan Dunia Fantasi (Dufan) seluas 35 hektar dan di kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 hektar secara detail.

“Jadi gambaran itu kita minta harus terlihat dalam rancangan yang akan diajukan ke kita, supaya beberapa kesepakatan bisa diikat dalam Perda ini. Pengerukan dan persiapan silahkankan dijalankan sambil kami membahas revisi Perda. Intinya semua akan tertulis dan diatur pada Perda RDTR,” ucapnya.

Baca juga: Pantai Ancol Boleh Dikunjungi Anak-Anak

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali berharap revisi Perda RDTR-PZ bisa secepatnya rampung, sehingga pembangunan bisa segera terlaksana.

“Sejauh ini perluasan baru dikerjakan sekitar 20 hektar dari yang 120. Kalau yang 35 hektar perluasan untuk Dufan baru tanggul saja. Harapannya revisi bisa berjalan lancar, sehingga tujuan kita membuat taman rekreasi yang baik bisa segera terealisasi,” tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

DOK Sinar Mas Land.

Sejumlah Sentra Vaksin Sinar Mas Land Suntik Puluhan Ribu Orang

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 23:19 WIB
Sinar Mas Land membuka sentra vaksinasi pertamanya di BSD City sebagai township terbesar yang...
Antara

Masjid Raya KH Hasyim Asyari Gelar Shalat Id dengan Kapasitas 50%

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:45 WIB
Humaidi menambahkan, panita akan memberi marka atau tanda shaf bagi jemaah yang mengikuti shalat...
Dok MI

Rumah Pemudik di Bekasi Bakal Ditempel Stiker

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 12 Mei 2021, 22:17 WIB
Fungsi stiker tersebut, untuk mempermudah proses pemeriksaan kesehatan kepada warganya yang melakukan perjalanan ke luar daerah saat mereka...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya