Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
FENOMENA tak lazim melanda pesisir East Sussex di tenggara Inggris. Hamparan pasir pantai menghilang, berganti dengan "selimut" ribuan kantong plastik berisi kentang goreng mentah (French fries) dan bawang yang terdampar akibat tumpahan kargo kapal kontainer.
Operasi pembersihan besar-besaran dimulai pada Selasa (20/1) waktu setempat. Menurut dewan wilayah setempat. Insiden ini bermula ketika sejumlah kontainer dari dua kapal kargo jatuh ke laut akibat terjangan badai pada akhir tahun lalu dan awal Januari ini.
Joel Bonnici, warga kota resor Eastbourne, menceritakan bawang mulai muncul di bibir pantai sejak Rabu pekan lalu. Namun, kejutan sebenarnya terjadi pada hari Sabtu saat ia dan rekannya sedang mendaki di kawasan Falling Sands.
“Kami tidak menyangka saat berbelok akan melihat pemandangan baru berupa kentang goreng dan kantong-kantongnya yang membentang di sepanjang pantai menuju mercusuar,” ujar Bonnici kepada CNN.
Bonnici menambahkan bahwa dari kejauhan, pantai tersebut tampak seperti tertutup pasir kuning cerah layaknya di pulau tropis. Menyadari adanya ancaman lingkungan, ia dan keluarga lainnya segera membatalkan agenda wisata untuk memunguti sampah plastik hingga hari gelap.
Kelompok lingkungan Plastic Free Eastbourne melalui unggahan di media sosial memperingatkan bahaya serius dari tumpahan ini. Lokasi tumpahan kargo tersebut diketahui berada sangat dekat dengan habitat koloni yang terdiri dari 20 hingga 30 ekor anjing laut.
“Anjing laut dan biota laut lainnya sering kali salah mengira plastik sebagai makanan, terutama kantong plastik yang terlihat seperti ubur-ubur di dalam air. Polusi plastik adalah ancaman serius bagi lautan,” tulis kelompok tersebut.
Bonnici pun menyatakan kesedihannya melihat polusi tersebut hanya berjarak beberapa meter dari koloni anjing laut. Meski banyak warga telah turun tangan membantu, ia memperingatkan relawan lainnya untuk tetap waspada terhadap pasang surut air laut saat melakukan pembersihan.
Pemerintah kota setempat melaporkan bahwa sebagian besar kemasan plastik kentang goreng telah berhasil diangkat relawan. Namun, dampak tumpahan ini meluas hingga ke pantai sekitarnya. Di Brighton, otoritas setempat melaporkan telah mengumpulkan 1,9 ton limbah pada Jumat lalu, jumlah yang empat kali lebih banyak dari biasanya.
Perusahaan penyelamatan Brand Marine mengonfirmasi mereka tengah melakukan operasi pemulihan atas nama pemilik kapal kontainer Lombok Strait. Kapal tersebut dilaporkan kehilangan 17 kontainer pendingin berisi bahan makanan saat dihantam badai pada 8 Januari lalu.
Saat ini, pihak perusahaan terus berkoordinasi dengan otoritas lokal dan Penjaga Pantai Inggris (HM Coast Guard) untuk melacak serta mengevakuasi sisa kontainer yang masih berada di laut. (CNN/Z-2)
penelitian baru dimulai untuk menyelidiki dampak pencemaran plastik terhadap Macaca Maura di Sulawesi, spesies monyet yang terancam punah dan dilindungi di Indonesia.
Grace Bell mencetak sejarah di Inggris dengan melahirkan Hugo melalui transplantasi rahim dari donor yang sudah meninggal.
Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) dan perusahaan teknologi Inggris Arm Limited.
Inggris Raya tolak permintaan AS gunakan pangkalan Diego Garcia untuk serang Iran. Donald Trump kritik keras PM Keir Starmer soal Kepulauan Chagos.
Presiden AS Donald Trump mengkritik keras langkah PM Inggris Keir Starmer yang akan menyerahkan Kepulauan Chagos ke Mauritius. Trump sebut kesepakatan itu kesalahan besar.
Inggris raih emas pertama di atas salju dalam 102 tahun lewat duet Bankes-Nightingale di snowboardcross. Ini sejarah emas ganda bagi Inggris di Olimpiade Musim Dingin.
BOS Manchester United Jim Ratcliffe menyampaikan permohonan maaf setelah pernyataannya yang menyebut Inggris dikolonialisasi oleh imigran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved