Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Badan Narkotika Nasional (BNN) masih memburu sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan laboratorium pembuatan narkotika dalam bentuk liquid vape dan happy water di sebuah apartemen kawasan Ancol, Jakarta Utara.
Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN, Budi Wibowo, mengatakan hasil penyelidikan mengarah pada beberapa orang yang kini masuk dalam daftar pencarian.
“Hasil penyelidikan kami, ada orang-orang yang kami cari,” kata Budi dikutip dari Antara, Selasa (6/1).
Berdasarkan keterangan BNN, terdapat tiga orang yang menjadi sasaran pengejaran penyidik. Mereka adalah warga negara Tiongkok berinisial CY yang diduga berperan sebagai “koki” atau peracik narkotika.
Selain itu, penyidik juga memburu warga negara Tiongkok berinisial ZQ alias J yang diduga berperan sebagai pengendali jaringan, pemilik barang, sekaligus penyandang dana bisnis narkotika tersebut. Sementara satu orang lainnya berinisial H diduga berperan sebagai penjaga gudang narkoba.
Pengungkapan laboratorium narkotika ini bermula dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua penumpang asal Malaysia berinisial HHS dan DM karena kedapatan membawa bahan yang diduga mengandung narkotika jenis MDMA dan ethomidate.
Berdasarkan temuan itu, penyidik melakukan pengembangan dan menangkap dua tersangka lainnya, yakni PS dan HSN, yang diduga berperan sebagai pengendali lapangan serta pengatur operasional jaringan.
Dari keterangan tersangka PS, tim gabungan kemudian menggerebek sebuah apartemen di Jakarta yang digunakan sebagai lokasi peracikan narkotika. Di tempat tersebut, bahan MDMA dan ethomidate yang diselundupkan dari luar negeri dicampur dengan minyak nikotin dan cairan perasa untuk dijadikan liquid vape, sebelum dipindahkan ke lokasi lain.
Pengembangan lanjutan mengarah ke sebuah gudang di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Dari lokasi tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa bahan diduga narkotika, puluhan cartridge liquid vape mengandung narkotika siap edar, ribuan cartridge kosong, serta berbagai bahan dan peralatan peracikan.
Hasil penyidikan mengungkap jaringan ini menggunakan modus penyamaran berlapis. Selain mencampurkan narkotika ke dalam liquid vape, bahan baku, termasuk ethomidate, juga dikemas menyerupai sachet minuman energi agar tampak seperti produk legal.
petugas menemukan paket FedEx berisi narkotika jenis etomidate seberat 100 gram, bahan kimia lain yang SLS 1 kilogram, serta berbagai peralatan laboratorium
BNN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika usai penggerebekan lab narkotika di Ancol.
Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek laboratorium narkotika liquid vape dan happy water di apartemen Ancol. Empat tersangka jaringan internasional ditangkap.
Menurut keterangan para tersangka, tembakau sintetis itu merupakan yang sudah jadi dab siap untuk diedarkan. Narkoba itu sudah 3 kali proses peracikan, penyemprotan.
BNN meminta masyarakat tidak ragu melaporkan indikasi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika usai penggerebekan lab narkotika di Ancol.
BNN RI membongkar rumah produksi sabu di Cisauk, Tangerang. Pelaku IM dan DF meraup keuntungan Rp1 miliar dengan modus mengekstrak obat asma menjadi bahan narkoba sabu
BNN membongkar lab narkoba di apartemen Cisauk, Tangerang, di mana residivis mengubah obat asma menjadi bahan narkotika jenis sabu dan peralatan laboratorium disita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved