Sabtu 08 Mei 2021, 21:30 WIB

Polisi Tangkap 3 Penyebar Ajakan Demonstrasi Larangan Mudik  

Rahmatul fajri | Megapolitan
Polisi Tangkap 3 Penyebar Ajakan Demonstrasi Larangan Mudik  

Ilustrasi
Ilustrasi demonstrasi

 

POLISI menangkap tiga orang, yakni ES (33), AA (34), dan BES (39) karena diduga menyebarkan pesan melalui WhatsApp kepada pengusaha angkutan umum yang berisi ajakan melakukan aksi unjuk rasa di jalan tol. Ketiganya masing-masing diamankan di sejumlah wilayah di Jakarta, yakni Johar Baru, Bekasi, dan Kebon Jeruk.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan ketiganya menyebarkan pesan berupa ajakan membuat kemacetan di jalan tol. Hal itu dilakukan untuk memprotes kebijakan larangan mudik dari pemerintah.

"Seruan untuk mengadakan demo di dalam tol untuk menimbulkan kemacetan dengan tujuan untuk diperbolehkan mudik," kata Yusri, melalui keterangannya, Sabtu (8/5).

Setelah diperiksa, Yusri mengatakan ketiga orang tersebut hanya meneruskan pesan yang ia dapat di grup WhatsApp. Ketiga pelaku tidak mengetahui aksi unjuk rasa secara rinci. Bahkan, ketiganya juga tidak memiliki rencana mengikuti unjuk rasa tersebut.

"Motif dari ketiga orang tersebut hanya meneruskan postingan yang didapat di WAG ke WAG lainnya, dan tidak mengetahui secara detail terkait kegiatan tersebut," kata Yusri.

Baca juga : Wakapolri Imbau Masyarakat Patuhi Larangan Mudik

Yusri mengatakan ketiga orang tersebut juga mengaku tidak mengetahui siapa yang menggerakkan atau inisiator aksi tersebut. 

Atas perbuatannya, Yusri mengatakan ketiga pelaku dijerat Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45 a ayat (2) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan atau pasal 160 KUHP. 

Ketiganya dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan atau di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan Undang-Undang. 

Sebelumnya, beredar pesan berisi seruan yang meminta seluruh penyedia jasa travel Sumatera lintas Jakarta, Pulau Jawa, dan Bali untuk melakukan aksi unjuk rasa terkait larangan mudik. 

"“ayo kita gaung kan dan persiap kan untuk Gerakan tgl 8 mei. Seluruh travel sumatera yg lintas Jakarta pulau jawa dan bali. Kita kumpul di simpang 3 jln pertemuan lintas pantai timur dan lintas tengah ( pombensin yg tutup). Dimulai jam 8 pagi pergerakan ke Pelabuhan bakauheni pukul 13.00 wib. Untuk area Jakarta, titik kumpul di km 19 REST AREA, kita akan buat kemacetan tol, untuk rekan rekan seperjuangan yang lainnya silahkan koordinasi dengan teman teman di masing masing kota atau domisili, kita serempak demo Bersama pelaku usaha transportasi. Ayo gaungkan dan Gerakan #AYO_BEBAS_MUDIK_2021#" tulis seruan itu. (OL-7)

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

30.900 Lulusan SMP di Kota Depok tidak Tertampung di SMA Negeri

👤Kisar Rajaguguk 🕔Senin 27 Juni 2022, 14:59 WIB
PULUHAN ribu orang lulusan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Depok, Jawa barat tidak diterima di sekolah menengah atas (SMA) negeri...
MI/Ardi

Anies Undang Tukang Bakso, PDIP Meradang dan Lontarkan Kritik

👤Selamat Saragih 🕔Senin 27 Juni 2022, 14:55 WIB
PDIP melontarkan kritik pedas kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, terkait dengan undangan DKI-1 itu kepada para tukang...
ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Pemkot Tangerang Gelar Jobfair Hadirkan 1.255 Lowongan

👤Sumantri 🕔Senin 27 Juni 2022, 13:40 WIB
Pada Jobfair kali ini, Disnaker Kota Tangerang membuka 1.255 lowongan pekerjaan dengan 85 formasi jabatan dari 19 perusahaan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya