Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
DINAS Kesehatan DKI Jakarta mencatatkan adanya kenaikan kasus baru covid-19. Seperti pada Kamis (15/4), dilaporkan 1.330 kasus baru covid-19.
Padahal pada Rabu (14/4) lalu, tercatat hanya ada 661 kasus baru covid-19, lalu pada Selasa (13/4) sebanyak 828 kasus baru covid-19.
Kenaikan ini dapat disebabkan banyak faktor. Misalnya, tingginya mobilitas warga Jakarta. Hal ini diketahui dari hasil survei Pemprov DKI Jakarta dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI). Menurut data FKM UI, terjadi pergerakan mobilitas yang tinggi pada 20 Maret dan 6 April.
Baca juga: Cegah Mudik Colongan, DKI Gencarkan Sosialisasi
"Per hari kenaikan jumlah kasus baru bisa 100 kasus sampai 200 kasus. Ini menjadi 'warning' bagi kita agar jangan lengah. Covid-19 masih ada," ujar Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti dalam diskusi virtual, Jumat (16/4).
Sebelumnya, kasus baru covid-19 di Jakarta cenderung melandai. Tingkat positif atau 'positivity rate' pun sempat menurun hingga ke angka 10%. Namun, hal itu bukan berarti masyarakat bisa lengah dan longgar terhadap protokol kesehatan.
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Urutan Kedua di RI
Pihaknya pun terus melakukan penanganan covid-19 untuk mencegah kenaikan kasus. Seperti, mempertahankan angka tes PCR harian. Saat ini, tes PCR di Jakarta sudah mencapai 80 ribu orang per pekan.
"Angka ini enam kali dari standar WHO," pungkas Widyastuti.
Lalu, Pemprov DKI terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi. Di lain sisi, pihaknya juga memiliki kekhawatiran terhadap warga yang mengandalkan rapid test antigen untuk mengetahui status kesehatan. Padahal, rapid test antigen memiliki tingkat keakuratan di bawah tes PCR.
"Yang kita khawatirkan adalah sikap masyarakat kita terhadap antigen. Bila tesnya negatif, maka dia akan merasa lega. Merasa sehat," tuturnya.(OL-11)
Wamenkum Sebut RUU KUHAP Berasal dari Usulan Masyarakat
KANTOR Kontras di Jalan Kramat II, Kwitang, Jakarta Pusat didatangi tiga orang tidak dikenal pada Minggu (16/3) dini hari, sekitar pukul 00.16 WIB
KETUA Komisi I DPR RI Utut Adianto menyikapi adanya kritik dan aksi protes yang disampaikan Koalisi Masyarakat Sipil, khususnya KontraS terhadap revisi UU TNI.
PENURUNAN skor dan peringkat Indonesia dalam indeks demokrasi 2024 yang dirilis Economist Intelligence Unit (EIU) menunjukkan adanya proses otoritarianisasi.
MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan Presiden Prabowo Subianto selama 100 hari menjabat tak mengekang kebebasan masyarakat sipil.
WAKIL Ketua Komisi II DPR RI, Aria mengungkapkan tantangan demokrasi Indonesia pada pemerintahan Prabowo ke depan semakin berat, khususnya dalam memulihkan integritas kelembagaan
Epidemiolog sekaligus peneliti Global Health Security, Dicky Budiman, mengatakan bahwa sebetulnya hal tersebut tidak mengagetkan karena covid-19 kini sudah menjadi endemi.
Berikut adalah 8 langkah pencegahan Covid-19 yang perlu diterapkan masyarakat untuk memutus rantai penularan virus:
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) telah mengeluarkan Surat Edaran pada 28 Mei lalu mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
PENGURUS IAKMI dr Iqbal Mochtar mengatakan peningkatan kasus covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, saat ini belum sampai pada level mengkhawatirkan.
"Angka ini menunjukkan penurunan yang signifikan dibandingkan dengan puncak wabah tahun ini,"
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved