Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Tenaga Kerja, Transmigrasi (Nakertrans) dan Energi DKI Jakarta mengharapkan seluruh pekerja formal swasta di Jakarta bisa divaksin covid-19. Pasalnya, dengan bidang pekerjaannya mereka juga dinilai sangat rentan terpapar covid-19.
Berdasarkan data wajib lapor, ada sebanyak 2,3 juta pekerja formal swasta yang tersebar di 83.924 perusahaan baik perusahaan mikro, kecil, menengah, dan besar. Adapun sebanyak 1,1 juta di antaranya adalah pekerja ber-KTP DKI Jakarta.
Kepala Dinas Nakertrans DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan para pekerja formal perlu divaksin karena banyak sektor yang pekerja atau karyawannya bersentuhan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Contohnya, pekerja di bank yang sering bertemu dengan nasabah dan pekerja atau buruh pabrik yang saling berinteraksi apalagi saat istirahat.
"Potensi keterpaparan covid-19 cukup tinggi. Sampai saat ini kita menunggu jadwal vaksinasi para pekerja formal swasta. Tetapi kita tetap mohon kepada Dinkes dan Kemenkes agar seluruh pekerja di Jakarta dapat divaksinasi," ujarnya dalam keterangan resminya, Senin (12/4).
Baca juga: Belum ada, Ketentuan Final Pelaksanaan Vaksin Gotong Royong
Menurutnya, sebagai upaya antisipatif penyebaran covid-19 di lingkungan perkantoran, saat ini masih diberlakukan penerapan protokol kesehatan. Termasuk pembatasan jumlah karyawan perkantoran 50% dari kapasitas.
"Pandemi ini juga menyadarkan kita bahwa Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di tempat kerja itu sangat penting," tukasnya.(OL-5)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved