Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Transjakarta menargetkan seluruh armada bus yang beroperasi di wilayah Ibu Kota dan terintegrasi di bawah BUMD transportasi itu beralih ke tenaga listrik pada 2030.
Secara bertahap, peralihan bus berbasis bahan bakar fosil ke daya listrik mulai dilakukan tahun ini. Sehingga, pada 2030 terdapat 10.400 bus listrik yang mengaspal di Ibu Kota.
Peralihan ke energi terbarukan ini mendukung kebijakan Pemprov DKI dalam mengurangi polusi udara. Hal itu sesuai dengan Instruksi Gubernur DKI Nomor 66 Tahun 2019 tentang Pengendalian Kualitas Udara Jakarta.
Baca juga: Proyek Rumah DP Rp0 Tersandung Korupsi, Wagub: Jalan Terus
"Sebanyak 10.400 bus secara gradual beralih ke listrik hingga 2030. Di Selandia Baru targetnya pada 2045. Kita lebih cepat. Mengapa? Karena di Indonesia ada aturan usia angkutan umum tidak boleh lebih dari 10 tahun," ujar Direktur Utama Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo dalam diskusi virtual, Selasa (9/3).
"Jadi operator yang beli bus baru tahun ini, pada 2029 nanti harus membeli armada baru dan harus bus listrik," imbuhnya.
Lebih lanjut, Jhony mengatakan pihaknya menargetkan 100 armada Transjakarta yang beralih ke daya listrik pada 2021. Sementara itu, dalam tiga bulan ke depan diharapkan ada 30 unit bus listrik yang mulai beroperasi di Jakarta.
Saat ini, baru satu merek produsen bus listrik yang sukses uji coba teknis dan komersial di Jakarta. Namun, dia memastikan masih banyak produsen bus listrik dunia yang mengantre untuk melengkapi persyaratan. Sehingga, bisa melakukan uji coba teknis dan komersial. Sebab, pasar bus listrik di Jakarta sangat besar.
Baca juga: Transjakarta Beroperasi Hingga Pukul 22.00
"Nanti setelah banyak pilihan, operator tinggal memilih mau membeli yang mana. Karena sebagian bus kita dioperasikan oleh operator melalui skema 'buy the service', dibayar rupiah per kilometer," tutur Sardjono.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo mengungkapkan bus listrik dalam layanan Transjakarta tidak hanya untuk memperbaiki kualitas udara, namun juga sebagai upaya meningkatkan jumlah penumpang.
"Dengan beralihnya pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum, ini juga akan mengurangi emisi yang menyebabkan polusi udara," pungkas Syafrin.(OL-11)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
Penerbitan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 yang menjadi instrumen penting untuk memutus siklus hambatan pasar kendaraan listrik di Indonesia.
Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile.
PLN menegaskan komitmennya dalam mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional melalui partisipasi aktif pada ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026).
Pertumbuhan infrastruktur EV tidak bisa dilepaskan dari pendekatan kolaboratif dan keberpihakan pada kebutuhan masyarakat.
Langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat pengembangan industri baterai kendaraan listrik dinilai sebagai sinyal positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved