Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

PLN Tegaskan Posisi sebagai Mitra Utama Ekosistem Kendaraan Listrik

Naufal Zuhdi
11/2/2026 12:18
PLN Tegaskan Posisi sebagai Mitra Utama Ekosistem Kendaraan Listrik
ilustrasi(PLN)

Transformasi digital di tubuh PT PLN menemukan bentuk paling konkret melalui PLN Mobile. Aplikasi yang awalnya sekadar kanal layanan dasar kini bertransformasi menjadi super apps yang mengintegrasikan hampir seluruh kebutuhan pelanggan, termasuk layanan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) yang kian strategis dalam agenda transisi energi nasional. Komitmen tersebut kembali ditegaskan PLN dalam ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS 2026), di mana PLN memosisikan PLN Mobile sebagai pintu utama penguatan ekosistem EV nasional.

Executive Vice President (EVP) Niaga dan Pemasaran PLN, Nayusrizal, menyebut perjalanan PLN Mobile sebagai lompatan besar dalam pelayanan publik berbasis digital.

“Dulu pengunduhnya hanya sekitar 500 ribu, sekarang sudah di atas 50 juta. Rating aplikasi juga melonjak dari 2,5 menjadi 4,9. Ini bukti kepercayaan pelanggan,” ujarnya.

Menurut Nayusrizal, hampir seluruh kebutuhan kelistrikan kini dapat diakses tanpa harus mendatangi kantor PLN. Mulai dari pasang baru, perubahan daya, sambungan sementara, hingga pengaduan gangguan, semuanya tersedia dalam satu aplikasi.

“Pelanggan tidak perlu lagi pakai ‘ordal-ordalan’. Cukup lewat PLN Mobile. Mau mengajukan apa pun ada di sana,” tegasnya.

Fitur PLN Mobile pun melampaui layanan kelistrikan konvensional. Aplikasi ini terintegrasi dengan layanan internet Iconnet, marketplace, fitur swacam untuk pencatatan meter mandiri pelanggan pascabayar, hingga sistem tindak lanjut permohonan yang lebih cepat dan terukur.

Pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia yang telah melampaui 100 ribu unit mendorong PLN memperkuat fitur EV di PLN Mobile. Aplikasi ini diposisikan sebagai Your EV Partner bagi seluruh pengguna kendaraan listrik, tanpa membedakan merek maupun jenis kendaraan.

“Apapun jenis dan mereknya, mau ngecas di mana saja, semuanya bisa lewat PLN Mobile,” kata Nayusrizal.

Salah satu fitur andalan adalah Trip Planner, yang memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan jarak jauh dengan mengetahui lokasi SPKLU, estimasi kebutuhan daya, hingga titik pengisian paling efisien.

“Misalnya perjalanan Jakarta–Surabaya, pengguna sudah bisa merencanakan harus berhenti di mana, berapa lama mengecas. Ini sangat memudahkan,” ujarnya.

Dalam IIMS 2026, PLN tampil dengan konsep layanan EV yang menyeluruh. Di area luar ruangan, PLN menyediakan enam nozzle SPKLU fast dan ultra fast charging yang digunakan oleh berbagai pabrikan otomotif. Sementara di area dalam, PLN menampilkan layanan Home Charging Ultima, simulator Formula E, hingga showcase kendaraan berbasis hidrogen.

“Kalau beli mobil listrik apa pun dan ingin pasang home charging, tinggal integrasi lewat layanan Ultima. Ada diskon tarif pada jam malam yang sangat menguntungkan,” jelas Nayusrizal.

Bagi Nayusrizal, peran PLN tidak lagi terbatas sebagai penyedia listrik, melainkan sebagai enabler utama ekosistem EV nasional. Saat ini, lebih dari 5.000 SPKLU telah tersebar di seluruh Indonesia. PLN juga menyiapkan SPKLU Mobile, unit pengisian daya bergerak yang dapat mendatangi pengguna jika kehabisan daya di tengah perjalanan.

IIMS 2026 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 5-15 Februari 2026. Penguatan ekosistem kendaraan listrik menjadi fokus utama pameran tahun ini. Kehadiran PLN dengan integrasi infrastruktur, layanan digital, dan edukasi publik menunjukkan bahwa transisi menuju mobilitas rendah emisi membutuhkan dukungan sistemik dan kolaborasi lintas sektor. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya