Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memaparkan pihaknya telah melangsungkan rapat evaluasi vaksinasi covid-19 dengan pemerintah pusat.
Melalui rapat bersama Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan, Telkom, hingga Kementerian Komunikasi dan Informatika itu dilakukan perbaikan data penerima vaksinasi covid-19.
Seperti diketahui, dalam vaksinasi covid-19 ini, data penerima vaksin bersifat top-down berasal dari Kemenkes yang ditarik dari data-data peserta BPJS Kesehatan dan administrasi kependudukan (adminduk). Kemudian, di tahap awal vaksinsai bagi tenaga kesehatan, para tenaga kesehatan akan menerima SMS blast dari Peduli Lindungi yang disebarkan oleh Telkom.
"Sudah diatur. Pendaftaran sudah diatur registrasinya. Kami juga rapat dengan Pak Menkes dan lain-lain. Tadi sudah diatur sedemikian. Nanti pendataan itu diatur oleh Kemenkes kemudian oleh Kemkominfo, kemudian BPJS, kemudian oleh Telkom. Integrasi data insha Allah semakin hari semakin baik," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Kamis (4/3).
Baca juga: Pemprov DKI Perlu Tambah Tenaga Vaksinator Covid-19
Menurutnya, tidak ada kendala yang sangat besar dalam melakukan vaksinasi terhadap kategori yang saat ini mendapatkan prioritas seperti penduduk lansia. Semua warga lansia diberikan kesempatan yang sama namun harus tetap melakukan pendaftaran secara daring.
"Kita atur jaraknya agar tidak menunggu terlalu lama. Jadi memang harus ada perlakuan yang berbeda terhadap lansia. Namanya orang tua kita, kakek nenek kita, diatur supaya jaraknya dekat dengan rumah, kemudian jangan sampai menunggu terlalu lama dan sebagainya," jelas politikus Partai Gerindra itu.
Hingga Kamis (4/3), terdapat 190.725 dosis vaksin covid-19 yang sudah disuntikkan di DKI Jakarta. Sebanyak 114.056 dosis vaksin disuntikkan untuk penyuntikkan pertama dan 76.669 dosis vaksin disuntikkan untuk tahap kedua.
"Ini sudah kita lakukan, diberikan ke nakes, kepada lansia, kepada pedagang pasar, pada atlet, dunia pendidikan dan teman-teman wartawan sudah mulai secara bertahap. Nanti sektor lain, bidang lain, aparat juga sudah mulai," tukasnya.(OL-5)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved