Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir yang menenggelamkan 19 kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi menimbulkan dampak yang cukup parah. Beberapa desa di antaranya bahkan mengalami kerusakan akibat volume air yang sangat tinggi, ditambah dengan robohnya tanggul sungai Citarum di Kecamatan Pebayuran yang sudah tidak bisa lagi menampung besarnya aliran air.
Memandang kondisi ini, SiCepat Ekspres tergerak menyalurkan bantuan logistik yang diperuntukkan kepada korban banjir di Kabupaten Bekasi melalui Posko BPBD Kabupaten Bekasi pada Rabu, (25/2).
Bantuan senilai lebih dari Rp5 0juta yang terdiri dari 500 paket makanan siap saji, 200 selimut dan bantuan berupa kebutuhan pokok seperti mie instan, biskuit, popok bayi dan dewasa serta obat-obatan 500 dus diserahkan langsung oleh perwakilan SiCepat Ekspres, Rangga Andriana kepada Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Agus Suparno.
Chief Excecutive Officer SiCepat Ekspres The Kim Hai menjelaskan, pihaknya turut bersimpati kepada korban bencana banjir terutama yang terdampak langsung.
“Kami harap bantuan yang diberikan SiCepat Ekspres dapat dimanfaatkan dengan baik terutama untuk pasca banjir yang terjadi di daerah Kabupaten Bekasi” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (26/2).
Baca juga : PSI Tuduh Anies Hambat Kerja Bawahan untuk Cegah Banjir
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi Agus Suparno mengatakan, saat ini kondisi air memang sudah semakin surut dan warga sedang melakukan kerja bakti untuk membersihkan sisa-sisa banjir. Bantuan-bantuan dari SiCepat Ekspres ini nantinya akan disalurkan ke daerah-daerah prioritas yang terdampak, terutama di daerah pasca-bencana yang mengalami kerusakan parah.
“Maka dari itu, kami sangat berterima kasih kepada SiCepat Ekspres yang telah memberikan bantuan kepada warga Kabupaten Bekasi dalam musibah banjir ini” jelas Agus.
Menurut Agus, warga justru masih sangat membutuhkan uluran bantuan berupa makanan siap saji hingga pakaian bekas layak pakai. Hingga saat ini sekitar 12 desa masih membutuhkan bantuan pasca bencana dari berbagai pihak yang ingin berdonasi.
Donasi tersebut bisa langsung diserahkan ke Posko Banjir BPBD yang terletak di masing-masing kecamatan, atau bisa disalurkan ke Pihak BPBD Kabupaten Bekasi. (OL-7)
ASOSIASI Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai kebijakan one way arus mudik secara nasional pada puncak mudik lebaran 18 Maret 2026 tidak terlalu berpengaruh pada angkutan logistik
REI menilai dampak konflik Timur Tengah terhadap harga rumah di Indonesia relatif terbatas. Kenaikan biaya logistik diperkirakan hanya mendorong harga rumah sekitar 3,5%.
Konflik Timur Tengah picu panic buying dan ancaman kelangkaan BBM di Thailand. Pemerintah pantau ketat pasokan seiring lonjakan harga di tingkat lokal.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Eskalasi konflik ini langsung menarik perhatian dunia akan gangguan rantai pasok logistik global yang bisa menekan ekonomi banyak negara.
MOMENTUM Ramadan dimanfaatkan Koperasi Nusantara (KOPNUS) untuk memperkuat keterikatan (engagement) dengan anggota sekaligus memperluas dampak sosial kepada masyarakat.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan sosial membantu penyintas kecelakaan lalu lintas yang mengalami disabilitas.
Program ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Kabar duka datang dari bintang Dawson's Creek, James Van Der Beek. Pasca kepergiannya, dukungan mengalir deras lewat GoFundMe untuk membantu masa depan 6 anaknya.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved