Selasa 16 Februari 2021, 12:26 WIB

Ini Tanggapan Bupati Bogor Soal Ultah Wali Kota Bekasi di Puncak

Dede Susanti | Megapolitan
Ini Tanggapan Bupati Bogor Soal Ultah Wali Kota Bekasi di Puncak

ANTARA FOTO/Risky Andrianto
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggelar pesta ultah di Puncak di saat pelaksanaan PPKM Jawa-Bali

 

BUPATI Bogor Ade Yasin yang juga Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor menjelaskan soal pesta ultah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, di Puncak sudah selesai dan ditangani langsung di tempat. Acara tersebut langsung dibubarkan.

"Kejadian itu tanggal 3 Februari. Jadi ini ada laporan dari masyarakat bahwa di satu vila ini ada banyak mobil. Dan laporan itu langsung ditindaklanjuti oleh pak camat dan tim satgas kecamatan. Ada danramil, ada kapolsek langsung membubarkan acara tersebut," kata Bupati Ad, Selasa (15/2) malam. 

Bupati Ade menyebut, pada saat itu tidak ada pemberian sanksi dengan dalih kegiatan tersebut memang sudah bubar. Selain itu, jumlah orang yang ada pun tidak terlalu banyak dan kapasitas tempat  masih sesuai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yakni 50 %.

"Jadi acaranya juga gak banyak. Ada sekitar 20 orang-an dalam rangka mungkin silaturahmi, kumpul-kumpul. Tidak ada sanksi karena sudah bubar," kata Ade.

"Kewajibaan kita membubarkan kerumunan. Walaupun mereka sudah di tempat asalnya sudah di swab atau dirapid. Tapi karena ada kerumunan hari itu pun diminta untuk bubar dan bubar,"tambahnya.

Terkait kasus tersebut Ade mengatakan tidak perlu lagi dipersoalkan karena sudah ditangani sesuai aturan yang berlaku. Termasuk ketika disinggung soal adakah permohonan maaf yang disampaikan oleh Wali Kota Bekasi kepada pihaknya atas kegaduhan tersebut.

"Saya kira ini bukan sesuatu yang besar karena kita sudah lakukan antisipasinya, dimana ketika adanya kerumunan lalu kita bubarkan. Jadi sudah tidak perlu menimbulkan polemik, karena jumlahnya memang juga tidak padat. Artinya kapasitas kecil orang besar atau banyak. Tapi memang masih memenuhi kapasitas dan mereka juga tetap melakukan prokes seperti memakai masker," ungkap Ade.

Kepada seluruh masyarakat, Ade mengimbau agar mentaati kebijakan atau peraturan yang saat ini tengah diterapkan dalam rangka menangani covid-19.

"Ya memang kegiatan-kegiatan itu juga sedang dihentikan, sosial budaya. Jadi kalau pun mau ada kegiatan, mohon diberitahukan kepada kita, satgas," pungkasnya.

baca juga: Kota Bogor Terapkan Ganjil-genap Selama PPKM

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu atau pada 3 Februari, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menggelar acara pesta perayaan ulang tahunnya di sebuah vila miliknya di Kampung Baru Sireum, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua (Puncak).

Saat itu, ada banyak kendaraan terparkir di depan sebuah vila. Dan karena ada penampilan musik organ tunggal, yang suaranya dianggap mengganggu ketertiban. Tim satgas Kecamatan Cisarua pun langsung bergerak dan melakukan tindakan pembubaran. Kegiatan tersebut akhirnya dihentikan sekitar pukul 21.30 WIB. (OL-3)

Baca Juga

dok.mi

Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Pesepeda Tewas di Jln Raya Pasar Minggu

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:01 WIB
SEORANG pesepeda bernama Erry Wijaya meninggal dunia karena diduga jadi korban tabrak...
Antara/Indrianto Eko Suwarso.

Kepala Rutan Salemba: 70% Warga Binaan Terlibat Kasus Narkotika

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 27 Januari 2022, 17:44 WIB
Warga binaan di Jakarta yang merupakan warga negara asing (WNA) mendapatkan perlakukan khusus. Hal itu terlihat dari jenis makanan yang...
MI/Selamat Saragih

Terpilih Jadi Ketua DPD Partai Demokrat Jakarta, Mujiyono, Siap Kerja Cerdas

👤Selamat Saragih 🕔Kamis 27 Januari 2022, 16:55 WIB
Penetapan Mujiyono sebagai Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta periode 2021-2026 itu setelah melewati Musyawarah Daerah (Musda) V pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya