Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Perhubungan DKI Jakarta dan Pengurus Provinsi Ikatan Sport Sepeda Indonesia DKI (Pengpov ISSi DKI) sempat mendorong sekolah menjadikan sepeda sebagai kegiatan ektrakurikuler di sekolah. Guna mendukung gaya hidup ramah lingkungan dengan bersepeda.
Anggota Komisi E DPRD DKI Rani Mauliani mengkritik rencana ini. Menurutnya, ekstrakurikuler bersepeda ini akan membebani orangtua dan rawan terjadi perundungan (bullying). Karena mengharuskan siswa memiliki sesuatu yang menunjang kegiatan, tepatnya berupa sepeda.
“Ya ampun memangnya tidak ada hal lain yang lebih penting yang bisa dijadikan kegiatan? Karena ini mengharuskan siswa memiliki sesuatu yang mungkin nanti jadi memaksa/membebani orangtua untuk membelikan sarana ekskulnya,” kata Rani kepada Media Indonesia, Senin (25/1).
Dampak lanjutannya, akan menonjolkan kelas sosial dan kesenjangan ekonomi. Sehingga bisa memicu terjadinya perundungan atau pembulian di kalangan pelajar. Karena ada unsur perbedaan tadi yang semakin kentara lewat sarana sepeda yang dimiliki.
“Akar masalah perundungan kan rata-rata karena unsur perbedaan kasta atau status sosial, iri hati, dengki dan lain-lain. Lama-lama perundungan ini bisa semakin mengakar. Bahkan menular dan menyebabkan adanya korban,” ungkapnya.
Baca juga: Sepeda akan Jadi Ekstrakurikuler Sekolah di DKI
Rani menyarankan Pemprov DKI untuk fokus pada hal-hal yang esensial dalam pendidikan di DKI. Lebih mengutamakan kegiatan yang menunjang skill pelajar.
Sebelumnya, Kadishub DKI Syafrin Liputo mendukung rancangan program Pengprov ISSI DKI. Dukungan muncul saat Pengprov ISSI DKI mendapat kesempatan audiensi dalam rapat terbatas Jumat (22/1). Kepala Bidang Umum, Sarana dan Prasarana Pengrov ISSI DKI Fahrudine Fathur mengatakan akan diadakan kegiatan bersepeda di sekolah.
Salah satu caranya adalah dengan menunjuk beberapa sekolah sebagai Role Model agar sepeda dijadikan sebagai ekstrakurikuler.(OL-5)
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Strategi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk meminimalisasi risiko banjir dan titik genangan yang sering mengganggu mobilitas warga saat puncak musim hujan.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Tim yang beranggotakan 18 siswa ini bertarung dalam kategori B5: Pop Vocal Ensemble. Event ini berlangsung di Kuala Lumpur Malaysia pada 6-10 November 2024.
Dede beranggapan bahwa perilaku itu bisa saja timbul karena kurangnya kegiatan energik di sekolah
PAKAR intelijen Indonesia, A.M. Hendropriyono menegaskan, keberadaan Gerakan Pramuka harus tetap menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang wajib diikuti para siswa di tanah air
Kwarnas membuat program khusus ‘Media Sahabat Pramuka’ sehingga bersama-sama menjadi pilar kekuatan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas.
Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengeluarkan Peraturan Mendikbud Ristek Nomor 12 Tahun 2024 sehingga Pramuka bukan lagi ekskul wajib. Surat terbuka protes dari Kwarnas belum juga direspons
Kemendikbud menerangkan ekstrakurikuler (ekskul) pramuka tetap ada dalam Kurikulum Merdeka. Ini membantah pernyataan yang menyebut ekskul pramuka dihapuskan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved