Jumat 15 Januari 2021, 10:30 WIB

Kurang Sehat, Dirut RS UMMI Minta Pemeriksaan Ditunda

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Kurang Sehat, Dirut RS UMMI Minta Pemeriksaan Ditunda

ANTARA/Adi Wirman
Direktur Utama RS UMMI Bogor Andi Tatat (kanan)

 

DIREKTUR Utama (Dirut) RS Ummi Andi Tatat urung diperiksa hari ini, Jumat (15/1), lantaran merasa kurang sehat.

Andi, rencananya, diperiksa bersama Rizieq Shihab dan Muhammad Hanif Alatas sebagai tersangka dalam kasus dugaan penghalang penanganan wabah penyakit.

"Kuasa hukum Dr Tatat, tadi malam, minta pengunduran pemeriksaan jadi Senin (18/1)," papar Direktur Tindak Pidana Umuk (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi, kepada Media Indonesia, Jumat (15/1).

Baca juga: Rizieq akan Diperiksa Terkait RS Ummi, Hari Ini

Untuk pemeriksaan Hanif dan Rizieq, lanjut Andi, rencananya akan dijadwalkan setelah waktu salat Jumat.

Pemeriksaan terhadap Rizieq dan menantunya itu akan dilakukan di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, ketiga orang itu ditetapkan sebagai tersangka pada Senin (11/1).

Mereka diduga menghalangi penanganan wabah penyakit di RS Ummi pada November 2020.

Kasus ini bermula saat Rizieq menjalani tes swab di RS UMMI yang dilakukan tim dari MER-C secara diam-diam

Kemudian, Rizieq yang masih menjalani observasi di RS tersebut, memutuskan pergi dari RS meski pihak RS sudah meminta Rizieq tidak pergi karena pemeriksaan belum selesai.

Satgas Covid-19 Kota Bogor kemudian melaporkan Dirut RS UMMI dr Andi Tatat ke Polres Bogor, karena dinilai tidak transparan dan tidak kooperatif saat diminta memberikan penjelasan mengenai hasil swab Rizieq.

Selanjutnya, penyidik Bareskrim Polri mengambil alih penanganan tiga kasus pelanggaran protokol kesehatan yang melibatkan Rizieq Shihab, termasuk kasus di RS UMMI, Bogor.

Penanganan kasus pelanggaran protokol kesehatan di tiga lokasi berbeda itu diambil alih Bareskrim Polri lantaran memiliki pelaku yang hampir sama.

"Sehingga untuk memudahkan dan mengefektifkan penyidikan, kasus ditangani Bareskrim," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo. (OL-1)

Baca Juga

dok.ist

Korban Keracunan Nasi Kotak PSI Lapor Polisi

👤Selamat Saragih 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:11 WIB
KEDUA korban saat ini belum pulang dari rumah sakit. Mereka sempat muntah berkali-kali dan diinfus saat di RSUD...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Kemenhub Beri Peringatan ke Inka soal Tubrukan Kereta LRT

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:47 WIB
Kemenhub pun meminta proses investigasi dan evaluasi atas insiden ini dapat segera dilaksanakan dengan...
DOK IST

Best Urban Living Apartment Ada di Bekasi

👤Gana Buana 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:30 WIB
Penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya