Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM penyelam Dinas Penyelamatan Bawah Air atau Dislambair TNI AL menemukan kotak hitam atau black box Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1). Tim penyelam berhasil mengangkat black box dan sempat dinaikkan ke KRI Rigel. Kini penyelam tengah mencari cockpit voice recorder atau perekam suara kokpit.
Namun, kotak hitam tersebut tidak dinaikkan dan langsung dibawa ke JICT II menggunakan sea rider. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menuturkan keberadaan black box bagian flight data recorder (FDR) atau perekam data penerbangan ditemukan pada pukul 16.40 WIB.
Hadi menjelaskan rentetan penemuan black box dimulai pada pukul 14.00 WIB, di perairan Kepulauan Seribu, Selasa (12/1). Menurut Hadi, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan informasi bahwa sesuai dengan perkiraan yang ditentukan telah ditemukan bagian dari flight data recorder (FDR).
"Kepala staf menyampaikan bahwa bagian yang ditemukan justru pecahan dan underwater locator beacon yang fungsinya yaitu sinyal," tutur Hadi di JICT, Selasa (12/1).
Kemudian pada pukul 16.40 WIB Yudo kembali melaporkan bahwa flight data recorder sudah ditemukan dan dilaporkan pula bahwa underwater locator beacon sebanyak dua unit. Artinya, cockpit voice recorder (CVR) atau perekam suara kokpit masih perlu dicari tanpa bantuan beacon.
Hadi pun menegaskan bahwa pihaknya akan terus mencari CVR yang kemungkinan besar masih di wilayah yang menjadi perkiraan sebelumnya. "Kami meyakini bahwa karena beacon yang ada di cockpit voice juga ditemukan di sekitar situ, dengan keyakinan yang tinggi, cockpit voice juga akan segera ditemukan,” ucapnya. (OL-14)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Siapa pun yang melihat, menyaksikan, atau menjadi korban sendiri dapat langsung melapor.
Penggunaan stiker di badan kapal bertujuan agar nelayan dapat segera mengakses bantuan kepolisian saat menghadapi situasi darurat di tengah laut.
Sinergi ini dianggap krusial untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama di wilayah perairan yang menjadi jalur vital.
Koordinasi intensif dilakukan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) untuk memantau kondisi gelombang.
Beberapa daerah di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu masih terendam banjir rob pada Kamis malam, meskipun situasi genangan mulai menurun di sejumlah lokasi.
BANJIR rob melanda Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu pada Kamis (4/12) malam. BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan terdapat enam RT yang terendam banjir rob
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved