Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Lawan Perundungan, Polres Kepulauan Seribu Sebar Barcode 'SIGAP' di 34 Sekolah

Yurike Budiman
18/12/2025 19:46
Lawan Perundungan, Polres Kepulauan Seribu Sebar Barcode 'SIGAP' di 34 Sekolah
.(.)

Polres Kepulauan Seribu melakukan langkah inovatif untuk menekan angka perundungan (bullying) pada anak di bawah umur. Sebanyak 34 sekolah di wilayah tersebut kini dilengkapi dengan stiker barcode khusus dari program SIGAP (Sistem Intervensi dan Gerakan Anti Perundungan) untuk mempermudah pelaporan kasus secara real-time.

Program ini bertujuan untuk memberikan ruang aman bagi korban maupun saksi guna melaporkan tindakan perundungan tanpa rasa takut, sekaligus mempercepat respon kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Seribu, AK Santri Dirga, menjelaskan bahwa penempelan barcode tersebut dilakukan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat kejadian perkara (TKP).

"Kami bergerak cepat untuk melakukan pencegahan. Stiker barcode ini kami tempel di titik strategis sekolah, mulai dari ruang kelas hingga kantin. Tidak hanya di sekolah, fasilitas umum juga menjadi sasaran penempelan agar jangkauan pengawasannya lebih luas," ujar Dirga di Dermaga Marina, Ancol, Kamis (18/12).

Melalui sistem ini, baik korban, saksi, maupun masyarakat umum cukup memindai (scan) barcode menggunakan ponsel pintar untuk terhubung langsung dengan pusat pengaduan. Dirga menjamin identitas pelapor akan terlindungi dan aduan akan diproses dengan cepat.

"Siapa pun yang melihat, menyaksikan, atau menjadi korban sendiri dapat langsung melapor. Operator kami akan merespons dan menindaklanjuti laporan tersebut dalam waktu maksimal 1x24 jam," tegasnya.

Hingga satu minggu program ini berjalan, Polres Kepulauan Seribu mencatat belum ada laporan masuk terkait perundungan. Hal ini diharapkan menjadi indikasi positif bahwa keberadaan program tersebut mampu memberikan efek gentar (deterrent effect) bagi pelaku perundungan.

Meski demikian, pihak kepolisian akan terus melakukan sosialisasi secara masif ke sekolah-sekolah agar para siswa memahami cara penggunaan layanan ini dan berani bersuara untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan ramah anak. (P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Aries
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik