Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan sebanyak 453 ribu orang di Jakarta harus kehilangan pekerjaan di sektor formal selama periode pandemi ini. Sementara itu, untuk sektor informal ada 193 ribu pekerja tidak bisa bekerja karena pandemi covid-19. Hal ini membuat proyeksi pengangguran di Jakarta mencapai 10,9%.
“Selama masa periode pandemi ini sektor formal kita secara data statistik dari Dinas Tenaga Kerja kehilangan sekitar 453.295 pekerja. Dari angka itu, sebanyak 259.597 diserap di sektor informal. Jadi kira-kira yang terdampak langsung sehingga kehilangan pekerjaan dan tidak terserap di sektor informal ada 193.698 orang,” kata Anies di Pembukaan Forum Musrenbang perubahan RPJMD 2017-2022, Selasa (22/12).
Anies menilai implikasi dari pandemi ini tidak saja berpengaruh terhadap pengangguran, tetapi juga berdampak terhadap produktivitas pekerja. Setidaknya terdapat 1,6 juta pekerja harus mengalami pengurangan jam kerja.
“Jadi kalau lihat 1,6 juta pekerja itu mengalami pengurangan jam kerja seperti saya sampaikan tadi karena nature-nya adalah mengurangi aktivitas (untuk mencegah penularan dan mengendalikan pandemi),” paparnya.
Baca juga: Anies Akui Covid-19 Bikin Pengangguran di Jakarta Makin Tinggi
Dengan begitu, Anies memproyeksikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 dan APBD 2022 berada di kisaran Rp84 triliun. Hal ini menyesuaikan dengan kondisi perekonomian terdampak covid-19. Pihaknya juga mengatakan masih memiliki waktu untuk mengejar target dalam dua tahun ke depan. Untuk bisa sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Maka insya Allah ada banyak jalan dan upaya untuk bisa memulihkan perekonomian dan memulihkan kegiatan sosial, kegiatan pendidikan, dan lain-lain. Sehingga tetap kita bisa mewujudkan yang kita cita-citakan sebagai sebuah kota di mana maju kotanya dan bahagia warganya,” pungkasnya.(OL-5)
PENGUATAN link and match antara pendidikan dan kebutuhan industri dinilai menjadi kunci dalam mengoptimalkan kualitas pertumbuhan tenaga kerja.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Sinergi ini merupakan bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri mampu menghasilkan talenta berkualitas.
PENURUNAN tingkat pengangguran nasional tidak serta-merta mencerminkan perbaikan kualitas pasar kerja.
BADAN Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa penduduk bekerja pada November 2025 tercatat sebesar 147,91 juta orang.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Prabowo menjelaskan bahwa disrupsi akibat AI dan robotika berpotensi menggeser banyak jenis pekerjaan manusia, terutama di sektor manufaktur dan riset.
Pemerintah telah menggulirkan Program Magang Nasional bagi lulusan perguruan tinggi, khusus untuk sarjana dan diploma yang baru lulus atau akan lulus dalam setahun terakhir.
Tingkat pengangguran muda di Indonesia berada di angka 17,3% dan menjadikannya tertinggi kedua di Asia setelah India.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved