Kamis 03 Desember 2020, 19:32 WIB

Usulan Kenaikan Anggaran Gaji DPRD DKI Lukai Hati Publik

Sri Utami | Megapolitan
Usulan Kenaikan Anggaran Gaji DPRD DKI Lukai Hati Publik

MI/Fransisco Carolio Hutama Gani
DPRD DKI Jakarta

 

PENELITI Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menilai sikap anggota DPRD DKI Jakarta yang menaikan anggaran gaji telah melukai hati publik. Rencana tersebut mencerminkan minimnya kepedulian wakil rakyat terhadap situasi dan kondisi ekonomi masyarakat yang serba sulit di tengah pandemi covid-19. 

"Faktanya mereka justru terlihat tidak peduli dengan situasi dan kondisi ekonomi warga ketika tanpa beban mengusulkan anggaran untuk tunjangan-tunjangan yang mereka terima nanti," kata Lucius, Kamis (3/12). 

Angka yang diajukan dalam anggaran 2021 senilai Rp8,3 miliar per anggota dewan merupakan nilai yang fantastis dan tidak masuk akal. Lucius meyakini proses mendapatkan angka tersebut tidak mendadak atau tanpa sengaja.

"Proses pembahasan yang tertutup selama ini menjelaskan hasil berupa RKT dengan angka fantastis itu. Dalam pembahasan yang tertutup, mudah bagi para petualang memanfaatkan situasi dan kesempatan untuk menenggak keuntungan bagi diri sendiri," tegasnya.

Baca juga:  Rencana Kenaikan Gaji DPRD DKI Saat Pandemi Dinilai Beratkan Warga

Dalam aturannya, penentuan tunjangan perumahan untuk anggota dewan diatur dengan asas kepatutan dan kepantasan selain mempertimbangkan ketersediaan anggaran. Tetapi, DPRD tidak mempertimbangkan kepatutan angka yang diusulkan terlebih situasi perekonomian yang menurun akibat pandemi.

Kesulitan ekonomi mestinya membuat DPRD mengubah politik anggaran untuk sebesar-besarnya kepentingan masyarakat. Rencana kenaikan anggaran itu semakin aneh karena beberapa pos yang ada di dalamnya juga tak urgen dilakukan pada tahun 2021. 

"Jadi secara etis tidak patut rasanya bermain proyek dengan anggaran daerah ketika kebutuhan riil masyarakat DKI sedang sangat perlu dilayani pemerintah daerah. Dampak covid-19 bukan sesuatu yang sederhana untuk diselesaikan sekejap. Karena itu sudah seharusnya anggaran untuk kenikmatan anggota DPRD tak membebani anggaran yang seharusnya untuk penanganan pandemi," tukasnya.(OL-5).

Baca Juga

Mi/Kisar Rakagukguk

Kajati Jabar Resmikan Galeri Mobil dan Motor Hasil Kejahatan di Depok

👤Kisar Rajagukguk 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:45 WIB
KEPALA Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Asep Nanang Mulyana meresmikan galeri untuk memamerkan mobil maupun motor rampasan di Kota Depok untuk...
DOK MI

Aksi Heroik Pegawai Minimarket Di Tangsel Gagalkan Perampokan

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:40 WIB
UPAYA perampokan terjadi di sebuah minimarket di Jalan Raya Puspitek, RT 15 RW04, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Senin...
MI/Syarief Oebaidillah

Musholla di Pamulang Ini Komitmen Lanjutkan Tradisi Berbagai Bersama Penyandang Disabilitas dan Yatim

👤Syarief Oebaidillah 🕔Selasa 31 Januari 2023, 19:38 WIB
Belum lama ini sekitar 55 penyandang disabilitas tunanetra dan 25 yatim piatu mendapat santunan 80 paket sembako dan uang tunai dari tokoh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya