Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi B DPRD DKI Fraksi PKS Abdul Aziz menyarankan Pemprov DKI memfasilitasi rencana Reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212 pada 2 Desember mendatang. Menurutnya, meski tengah ada pandemi covid-19, kegiatan berkumpul dan berserikat dilindungi Undang-Undang.
"Ya harus difasilitasi agar bisa menjaga jarak. Adapun di tengah kondisi pandemi ini, agar bisa menjaga jarak, saya kira harus difasilitasi tempat yang cukup luas," kata Aziz, Rabu (11/11).
Menurutnya, pemerintah tidak bisa melarang adanya aktivitas seperti Reuni PA 212. Pasalnya, hal itu adalah bagian dari hak berserikat dan berkumpul yang dijamin Undang-Undang.
"Kita tidak bisa melarang masyarakat berserikat dan berkumpul karena dilindungi Undang-Undang," jelasnya.
Baca juga: Penyidikan Dua Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Dihentikan
Sementara itu, Anggota DPRD DKI Fraksi PDI-P Gilbert Simanjuntak mengatakan rencana reuni 212 ini belum bisa dilakukan. Pasalnya, saat ini, masih dalam kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di tengah pandemi covid-19.
"Itu tidak memungkinkan dalam PSBB sekarang. Lebih baik mereka membantu pemerintah mengatasi covid-19, jangan menambah beban terutama buat tenaga kesehatan," kecam Gilbert, Rabu (11/11). "Ingat ini masih pembatasan sosial."
Gilbert menyarankan jika ingin reuni tetap dilakukan bisa mencari alternatif lain. Misalnya reuni melalui virtual.
Menurut Gilbert, yang terpenting tak ada kegiatan kumpul-kumpul di tengah PSBB.
"Mereka bisa cari cara lewat virtual atau bentuk lain yang tidak perlu kumpul-kumpul," pungkasnya.
Sebelumnya, Reuni PA 212 ini kabarnya akan diusahakan digelar di Monumen Nasional (Monas). Namun, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza menegaskan kawasan Monumen Nasional (Monas) belum boleh dibuka untuk dikunjungi wisatawan maupun digunakan untuk berbagai agenda.
Ariza memaparkan alasan belum dibukanya kawasan tersebut karena Jakarta masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi.
"Sampai hari ini belum diperkenankan dibuka terkait PSBB," ucap Ariza di Balai Kota, Selasa (10/11). (OL-1)
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved