Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM rapat paripurna APBD-Perubahan 2020, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mempertanyakan pengembalian commitment fee Formula E sebesar Rp560 miliar.
Saat menyampaikan pidato jawaban, Jumat (6/11), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkesan menghindari persoalan tersebut. Sebelumnya, Fraksi PSI menagih kejelasan sikap Anies terhadap comimitment fee.
Apabila tidak berniat mengembalikan, PSI meminta Anies untuk berterus terang kepada warga Jakarta. Serta, memberikan penjelasan secara gamblang.
Baca juga: Ternyata, Anies Telah Bayar Commitment Fee Formula-e Rp200 Miliar
Namun, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sudah melakukan proses pengembalian commitment fee Formula E, PSI menyarankan Anies untuk memberikan keterangan publik. Termasuk, penjelasan kronologi dan bukti fisik, seperti surat korespondensi, catatan rapat, hasil negosiasi, revisi kontrak, atau dokumen lain terkait pengembalian dana.
Sementara itu, dalam naskah pidato penyampaian jawaban Gubernur DKI sebanyak 19 halaman, Anies tidak menyinggung persoalan Formula E. Diketahui, DKI telah membayar commitment fee Formula E sebesar Rp360 miliar untuk 2020. Dana itu bersumber dari APBD 2019.
Commitment fee untuk 2021 juga telah dibayarkan Pemprov DKI sebanyak Rp200 miliar, dengan menggunakan APBD 2020. “Acara tahun ini sudah dibatalkan, tapi mengapa uangnya tidak ditarik? Konon uang tersebut mau dialihkan ke tahun 2021. Apakah secara aturan itu boleh?” tutur Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI dari Fraksi PSI Anggara Wicitra, Selasa (10/11).
Baca juga: APBD Menipis, Pemprov DKI Didesak Tarik Dana Formula E
“Kami pernah menanyakan kewajaran angka commitment fee di Jakarta dibandingkan dengan kota lain, tapi Pemprov DKI tidak mau menjawab,” imbuhnya.
Anggara menyotori APBD 2020, yang tercatat defisit sebesar Rp24,72 triliun. Alhasil, banyak program pembangunan yang tidak bisa dilaksanakan. Menurutnya, tidak masuk akal jika Pemprov DKI memaksakan acara Formula E.
“Silakan kalau Pak Anies ingin mengadakan lomba balap mobil. Tapi, jangan pakai APBD. Anggaran sedang defisit. PSI meminta BPK melakukan pemeriksaan mendalam terhadap anggaran Formula E,” pungkas Anggara.(OL-11)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Dengan capaian tersebut, APBD tahun 2025 mencatatkan surplus sebesar Rp41,7 triliun. Sementara itu, net pembiayaan daerah pada tahun yang sama mencapai Rp67,1 triliun.
Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang APBD Tahun Anggaran 2026 resmi diundangkan pada 23 Desember 2025.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi sejumlah ruang publik, namun tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.
AJANG Formula E kembali digelar di Jakarta, Sabtu (21/6), sekaligus menandai komitmen berkelanjutan ABB dalam mendorong mobilitas ramah lingkungan dan elektrifikasi industri.
Balapan di Jakarta dimenangi Dan Ticktum yang tampil stabil sepanjang lomba.
PEMBALAP asal Inggris, Dan Ticktum mengaku cukup emosional setelah berhasil keluar sebagai juara di balapan Formula E Jakarta 2025 di Jakarta International ePrix Circuit.
PEMBALAP tim CUPRA KIRO, Dan Ticktum, meraih kemenangan perdananya di Kejuaraan Dunia Formula E.
Mitch Evans mengaku antusias kembali berlaga di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang menjadi lokasi putaran ke-12 Kejuaraan Dunia Formula E 2024-2025.
Jakarta memiliki keunikan tersendiri sebagai tuan rumah karena lokasi sirkuit yang berada di tengah kota namun tidak menimbulkan gangguan terhadap lingkungan sekitar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved