Kamis 22 Oktober 2020, 05:50 WIB

Aktor Penghasut Pelajar Diburu

Faj/J-1 | Megapolitan
Aktor Penghasut Pelajar Diburu

Medcom.id/Yurike Budiman
Sebanyak 296 pelajar ditangkap di Jakarta Utara (Jakut) karena hendak ikut mendemo Istana Merdeka, Kamis, 8 Oktober 2020

 

POLDA Metro Jaya terus mengejar aktor utama di balik grup Facebook STM se-Jabodetabek yang menghasut pelajar untuk berbuat rusuh
pada unjuk rasa omnibus law UU Cipta Kerja.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengaku pihaknya menduga ada pihak lain yang juga merancang penghasutan tersebut, di samping tiga orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Ketiga tersangka itu merupakan pelajar yang menjadi admin di grup tersebut.

“Macam-macam disampaikan dalam grup itu, memang sudah penghasutan. Kita cari atasnya ini, adminnya dulu. Kita selidiki lagi nanti sampai atasnya. Bagian ke atasnya nanti akan kita kejar, kita masih melakukan penyelidikan, kita akan kejar sampai manapun,” kata Yusri, kemarin.

Polisi sebelumnya telah menangkap dua orang tersangka yang masih berstatus pelajar karena menjadi admin grup tersebut. Keduanya merupakan pelajar di salah satu SMK di Jakarta, sedangkan satu tersangka lainnya yang diduga juga merupakan pelajar masih diburu polisi.

Yusri mengatakan grup STM se-Jabodetabek ini memiliki anggota 21 ribu serta berisi foto, meme, dan tulisan untuk memprovokasi pelajar.

Sementara itu, petugas polisi berinisial AJS yang dikeroyok setelah mengamankan demo omnibus law di Jakarta mengalami luka parah.

AJS dianiaya sejumlah orang di Depan Hotel Paragon, Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat, Kamis (8/10).

Yusri mengatakan AJS dirawat di RS Polri Kramat Jati karena mengalami luka di badan dan kepala.

Sebelumnya, AJS dikeroyok saat melintas di Jalan Gajah Mada dan melihat ada perkelahian. AJS lalu melerai perkelahian itu. Namun, ia malah menjadi sasaran dan dikeroyok para pelaku.

Polisi telah menangkap tiga pelaku pengeroyokan itu, dua di antaranya masih di bawah umur. Polisi masih mengejar dua orang lainnya yang diduga juga terlibat dalam pengeroyokan itu.

Pelaku sempat mengambil telepon genggam, jam tangan, dan kartu anggota polisi. Pelaku kemudian menjual ponsel ke penadah. (Faj/J-1)

Baca Juga

Ilustrasi

Disparekraf: Pelaku Usaha Wajib Taat Protokol Kesehatan

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 14:12 WIB
“Kami sudah sering menyampaikan agar para pelaku usaha selalu mentaati protokol kesehatan yang selama ini sudah disampaikan,”...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

PDIP Ingatkan Anies Bahwa Dia Panglima Penegakan Aturan Covid-19

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 12:40 WIB
“Panglima penegakan aturan itu kan gubernur. Kalau gubernur tidak tegas ya tentunya bawahannya akan tidak...
ANTARA/Aditya Pradana Putra

Sebanyak 2.296 Pasien Penuhi Ruang Rawat Inap di Wisma Atlet

👤Hilda Julaika 🕔Senin 30 November 2020, 12:28 WIB
Pasien yang dirawat di Tower 7 dan 8 adalah pasien covid-19 yang memiliki gejala...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya