Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Polsek Palmerah, Jakarta Barat, menemukan sabu dan granat aktif di Kampung Boncos, Jakarta Barat. Benda-benda itu ditemukan saat polisi menggelar razia pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Kamis (1/10)
dini hari WIB.
"Dinyataan granat ini masih aktif. Sekarang sudah dibawa tim gegana," kata Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto saat dihubungi, Kamis (1/10).
Supriyanto mengatakan timnya juga menemukan alat isab sabu beserta sabu sebanyak lima gram. Temuan itu berawal saat anggota Tim Polsek Palmerah melakukan patroli.
Baca juga: Angka Kesembuhan Pasien Covid-19 Mencapai 81%
Kepolisian, awalnya, berniat mengimbau warga agar tidak berkumpul lantaran kerumunan berpotensi menyebarkan covid-19. Lantas polisi sampai di sebuah tanah kosong di Kampung Boncos dan menemukan alat isab serta sabu.
"Ada juga senjata tajam jenis golok dan puluhan korek api yang dimodifikasi untuk membakar sabu," terang Supriyanto.
Supriyanto mengatakan polisi tidak menangkap tersangka satu orang pun. Pasalnya, seluruh warga kadung kabur saat dirazia.
"Kita tidak berencana menggerebek. Saat kita datang kok banyak warga yang kabur. Kita geledah dan menemukan barang bukti," ucap dia. (OL-1)
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
KASUS Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta, serta perlakuan intimidatif terhadap penjual es gabus karena pemahaman keliru jiwa korsa di tubuh kepolisian dianggap pemicu arogansi aparat.
Demi keselamatan para siswa, anggota kepolisian turun langsung ke sungai dan menggendong anak-anak satu per satu agar dapat menyeberang dengan aman.
Mantan Kapolda Kalimantan Timur ini merujuk pada Pasal 34 UU Nomor 1 Tahun 2023 (KUHP Baru) yang mengatur tentang alasan pembenar.
Ia menegaskan pembelaan tidak hanya melindungi keanggotaan tubuh ataupun nyawa, melainkan barang milik pribadi masuk pada kategori pembelaan terpaksa tersebut.
KEPALA Dinas Penerangan TNI AD menyatakan bahwa kasus viral penjual es kue yang diduga menggunakan bahan spons atau gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, merupakan kesalahpahaman.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved