Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Angkasa Pura II (Persero) mengadakan survei terhadap 111 penumpang di Bandara Soekarno-Hatta perihal respons terhadap penerapan pembatasan sosial bersakala besar (PSBB) di DKI Jakarta. Hasilnya, 75% penumpang tetap akan naik pesawat meski ada pengetatan kembali di Ibu kota.
"Sebagian besar responden, yaitu 75%, mengaku tidak akan membatalkan rencana perjalanan dengan pesawat dan tetap akan bepergian," ujar President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin dalam keterangannya, Minggu (13/9).
Sementara itu, terdapat juga responden yang akan merencanakan ulang penerbangan (19%) dan membatalkan penerbangan (6%).
Baca juga: Mulai Hari Ini, Ganjil-Genap tidak Berlaku
Awaluddin mengatakan mayoritas responden tetap yakin untuk terbang, baik sesuai jadwal atau merencanakan ulang jadwal penerbangan.
"Ini memberikan sinyal bahwa memang penerapan PSBB Jakarta tidak berdampak signifikan terhadap pergerakan penumpang pesawat,” kata Awaluddin.
Hasil survei lainnya menyebutkan, sebanyak 88% responden mengetahui DKI Jakarta akan kembali menerapkan PSBB. Sementara itu, masih ada responden yang tidak mengetahui ada 5% dan juga tidak mengikuti perkembangan ada 7%.
“Cukup banyak responden yang sudah mengetahui penerapan PSBB ini, dalam artian mungkin mereka sudah memiliki berbagai persiapan termasuk terkait perjalanan menggunakan pesawat,” jelas Awaluddin.
Kemudian, Awaluddin juga menyebutkan mayoritas responden yang mencapai 89% yakin bahwa Soekarno-Hatta telah menerapkan protokol kesehatan yang mendukung PSBB DKI Jakarta, sementara terdapat responden yang menyatakan belum sesuai ada 9% dan menyatakan tidak sesuai sama sekali ada 2%.
PT Angkasa Pura II menggelar survei pada Jumat (11/9) mulai pukul 10.00–19.00 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.
Survei digelar menggunakan metode dipstick survey dengan pertanyaan terbuka untuk mendapatkan informasi secara cepat mengenai isu tertentu dari responden. (OL-1)
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved