Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan diingatkan untuk tidak lagi membuat kebijakan yang terkesan kontraproduktif saat pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali diterapkan di Ibu Kota. Karena kebijakan itu, masyarakat justru cenderung meremehkan dampak korona.
Anggota Fraksi PSI DPRD DKI Idris Ahmad menyebut pada PSBB transisi Anies sempat membuat dua kebijakan kontraproduktif, yaitu pembukaan area hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) dan pembatasan kendaraan berdasarkan pelat nomor ganjil genap.
“Pemprov DKI harus sadar bahwa belakangan ini mereka membuat kebijakan yang kontraproduktif dengan penanganan. Dua kebijakan di atas tentunya rawan menimbulkan kerumunan yang berpotensi meningkatkan penularan. Selain itu, kebijakan-kebijakan ini rawan membuat masyarakat meremehkan dampak dari covid-19,” ujar Idris saat dimintai konfirmasi, kemarin.
Pemprov DKI juga diminta memberlakukan sanksi yang tegas dengan penindakan yang tegas pula. Menurutnya, Pemprov DKI sudah mengeluarkan aturan sanksi progresif, yakni Pergub No 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya dan Pengendalian Covid-19. “Sanksi itu terbukti efektif, nominal dendanya membuat masyarakat kapok dan shocked therapy pada razia-razia yang dilakukan Satpol PP,” ujarnya.
Namun, terang dia, penerapan sanksi tersebut masih belum optimal. Penyebabnya, karena alat pendukung berupa aplikasi pencatatan Jak-APD bagi Satpol PP sampai saat ini belum keluar. Akibatnya, Satpol PP belum dapat menerapkan bagian progresif dari sanksi tersebut.
Pencatatan juga masih dilakukan secara manual. Ia memandang razia dan penindakan masih terfokus pada jalan protokol, belum menyentuh jalanan kampung yang justru di sana terjadi banyak pelanggaran.
Mobilitas
Pemprov DKI perlu memastikan daerah penyangga mendukung kebijakan PSBB. Pasalnya, warga di daerah penyangga, seperti Bogor,
Depok, Tangerang, dan Bekasi memiliki pergerakan keluar-masuk Jakarta yang tinggi.
Anies pun harus berani melakukan penekanan mengenai mobilitas orang pada daerah penyangga. “Tantangan terbesarnya, apakah Pemprov DKI berani melakukan penekanan dengan wilayah penyangga terkait mobilitas itu,” tukas pengamat kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah.
Ia mengemukakan, saat penerapan PSBB, masih ada 11 sektor esensial yang boleh beroperasi. Bahkan sebagian besar pekerja juga berasal dari daerah penyangga. “Pemprov DKI harus berani untuk berkoordinasi dengan para pelaku pengusaha swasta yang mempekerjakan banyak pekerja.”
Kemarin, Anies mengaku akan mengundang Gubernur Jawa Barat, Gubernur Banten, Wali Kota dan Bupati Bekasi, Wali Kota dan Bupati Bogor, Wali Kota Depok, Bupati Tangerang, Wali Kota Tangerang, dan Wali Kota Tangerang Selatan untuk membahas penerapan PSBB total.
Ia membeberkan nantinya akan ada kesinambungan kebijakan PSBB total di Jakarta dengan wilayah penyangga. Namun, Anies enggan membeberkan apa saja materi yang akan dibahas dalam pertemuan itu. (Hld/Faj/Put/J-2)
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Selain parade bedug, suasana malam takbiran semakin semarak dengan pawai obor yang melibatkan 5.000 peserta, pawai mobil hias, serta pertunjukan air mancur.
Gubernur DKI Pramono Anung pastikan RDF Rorotan beroperasi penuh dengan kapasitas 1.000 ton/hari. Simak strategi baru Jakarta tangani krisis sampah.
Gubernur DKI Pramono Anung sebut tarif Transjabodetabek Blok M-Soetta Rp3.500 hanya promo 3 bulan. Simak rencana kenaikan tarif jadi Rp15.000 di sini.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim telah mengikuti arahan Kementerian Lingkungan Hidup untuk menghentikan salah satu area open dumping setelah TPST Bantargebang, Jawa Barat
Gubernur DKI Pramono Anung hentikan operasional Zona 4A TPST Bantargebang usai longsor. Simak langkah mitigasi dan pengalihan sampah Jakarta terbaru.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved