Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Meskipun sudah menjadi zona oranye Covid-19, tapi Wali Kota Bogor, Bima Arya, tetap menginstruksikan kepada pimpinan OPD untuk mempedomani dua hal yakni konsolidasi lapangan dan akselerasi administrasi.
"Saya melihat ada efek dari konsolidasi di lapangan. Meskipun sudah turun, tapi semua jajaran jangan sampai kendor. Semua ikut jadi bagian kampanye protokol kesehatan secara masif," katanya, di Bogor, Selasa.
Dalam arahannya, dia menyebut, data terbaru dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, tingkat kewaspadaan Kota Bogor sudah tidak lagi pada risiko tinggi atau zona merah, tetapi sudah turun ke tingkat risiko sedang atau zona oranye, karena ada perbaikan pada sejumlah indikator.
"Dari penerapan PSBMK (pembatasan sosial berskala mikro dan komunitas) ada dampak positifnya. Warga yang berkerumun jadi berkurang," katanya.
Kepada aparatur wilayah di tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RW, dia meminta memastikan unit lacak dan unit pantau pada Tim Detektif (Deteksi Aktif) Covid-19 menjalankan tiga arahan, yakni penguatan kampanye protokol kesehatan melalui berbagai kanal, memastikan di zona merah tidak ada kegiatan kerumunan yang berrisiko penularan Covid-19.
Baca juga : https://mediaindonesia.com/read/detail/297855-positif-covid-19-bima-arya-mengaku-hanya-alami-batuk-ringan
Ia juga menginstruksikan pimpinan OPD dan unit terkait di OPD untuk semaksimal mungkin melaksanakan kampanye protokol kesehatan. "Kepada warga agar dilakukan pendekatan yang pas," katanya.
Ia menyampaikan instruksi-instruksi itu dalam arahannya saat memimpin taklimat secara virtual dari Balai Kota Bogor, Selasa. Bima Arya tampak didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, dan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat. Sedangkan jajaran pimpinan OPD, yaitu pimpinan BUMD, para camat, serta para lurah, mengikuti taklimat itu secara virtual dari kantornya masing-masing. (OL-12)
Imigrasi Bogor bongkar sindikat penipuan 13 WNA Jepang di Sentul City. Gunakan seragam polisi Jepang dan suara radio palsu untuk kuras rekening korban.
CEO Sagha Group Hanta Yuda Rasyid menyalurkan 15.000 santunan bagi dhuafa, ojek online, disabilitas, hingga pekerja informal di Jabodetabek selama Ramadan 1447.
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) merubah sistem penilaian baru dalam program penghargaan Adipura.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Dampak terparah terjadi di Kampung Babakan Cicarewed, Desa Cijayanti.
INDONESIA kembali kehilangan salah satu sosok teladan moral bangsa. Meriyati Roeslani Hoegeng, yang akrab disapa Eyang Meri Hoegeng Imam Santoso, istri dari mendiang Kapolri Jendral Hoengeng
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved