Jumat 07 Agustus 2020, 20:15 WIB

Lewat Petisi, Warga Tuntut Anies soal Polusi Udara Disaat Pandemi

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Lewat Petisi, Warga Tuntut Anies soal Polusi Udara Disaat Pandemi

Dok. tangkapan layar laman Change.org
Petisi soal polusi udara disaat pandemi

 

WARGA Jakarta bernama Novita Natalia Kusumawardani menuntut Gubernur Anies Baswedan soal pencemaran udara yang dianggap makin parah di tengah pandemi.

Dalam pertisi change.org dengan judul "Kembalikan Langit Biru Jakarta", Novita menyebut polusi udara tersebut dihirup oleh kelompok-kelompok rentan seperti ibu hamil dan lansia yang bakal memperparah kasus covid-19 di Ibu kota.

"Melalui petisi ini saya ingin menuntut Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengambil langkah serius dalam menanggulangi masalah polusi udara di tengah penanggulangan terhadap pandemi covid-19," kata Novita dalam isi petisi yang sudah dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (7/8).

Anies juga diminta bersikap lebih tegas dalam mengatasi masalah polusi udara yang diakibatkan oleh pembakaran sampah. Orang nomor satu di DKI itu dituntut untuk transparan pada upaya yang dilakukan dalam menanggulangi masalah polusi udara. 

"Menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengambil langkah preventif dalam menanggulangi masalah polusi udara di Jakarta yang disebabkan oleh pembakaran sampah baik oleh masyarakat maupun industri," tukas Novita.

Baca juga : Bertambah 658 Kasus, Jakarta Catat Rekor Kasus Baru Tertinggi

Dalam petisi itu, Novita yang merupakan ibu rumah tangga juga bercerita dirinya seorang penderita asma, sehingga sering sensitif dengan polusi udara yang ada.

"Pernah sekali saya penasaran melihat asal muasal asap tersebut, ternyata saya menemukan ada salah seorang warga di tempat tinggal saya yang membakar sampah subuh-subuh. Saya melihat masih banyak masyarakat yang tidak menyadari betapa berbahayanya aktivitas pembakaran sampah ini bagi lingkungan," ungkap Novita.

Ia menyebut, meskipun Perda No.3 Tahun 2013 sudah mengatur larangan aktivitas pembakaran sampah, namun sayangnya hal tersebut hanya jadi sebatas aturan semata, tidak pernah ada penerapan di lapangan secara nyata.

"Sudah jadi pemandangan umum di pinggiran Jakarta hal itu. Aktivitas pembakaran sampah juga turut dilakukan oleh industri dan pada praktiknya pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas ini juga dilakukan secara tidak transparan oleh pemerintah DKI Jakarta," pungkas Novita. (OL-7)

Baca Juga

Antara/M. Risyal Hidayat

Begini Pola Pengalihan Arus Lalu Lintas Selama Car Free Day Berlangsung Besok

👤Mohamad Farhan Zhuhri 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 21:45 WIB
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan pelaksanaan HBKB tersebut dimulai pukul 06.00-10.00...
Antara/M. Risyal Hidayat

Warga Sambut Positif HBKB di Jakarta Diadakan Lagi

👤Putri Ansia Yuliani 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 20:15 WIB
Selain itu, kebijakan ini juga sudah bisa dilakukan karena jumlah vaksinasi di Jakarta juga cukup tinggi sehingga ia menilai kekebalan...
ANtara/Yusuf Nigroho

Minyak Goreng Curah di Kota Bekasi Terpantau Sudah Turun Rp14 Ribu per liter

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 19:00 WIB
Ia menjelaskan, turunnya harga minyak goreng sudah ditetapkan dari tingkat agen. Para pedagang biasa membeli dalam ukuran jiriken 5 hingga...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya