Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Imam Parikesit mengatakan ada keheranan di kalangan pengelola sekolah swasta atas kebijakan baru Dinas Pendidikan DKI Jakarta yang akan membantu biaya siswa yang tak lolos PPDB dan harus menimba ilmu di sekolah swasta.
Kebijakan itu di antaranya penyerahan data mengenai SPP dan uang pangkal sekolah dalam pendataan sekolah swasta melalui data pokok pendidikan (Dapodik).
"Iya jadi waktu itu sudah ada pendataan. Tapi dirasa kurang lengkap. Disdik meminta nanti dalam pengisian Dapodik di akhir bulan data itu dicantumkan," kata Imam saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (30/7).
Baca juga: Ini Pembelaan Pemprov DKI soal Ribuan Siswa Putus Sekolah
Imam mengatakan, hal itu memang sempat dipertanyakan karena merupakan kebijakan internal pengelola sekolah. "Ya ibaratnya itu dapur kita. Buat apa? Tapi saya menenangkan, sudah kita turuti saja Disdik. Karena pasti ada maksud dari kebijakan itu," ungkapnya.
Hal itu, tukasnya, secara bertahap disosialisasikan BMPS ke pengelola sekolah swasta. "Nanti habis Idul Adha saya ketemu dengan perwakilan dari sekolah swasta jenjang SMK dan SD. Kemarin SMP dan SMA sudah," kata Imam.
Ia berharap segera ada kejelasan dari Pemprov DKI. Sebab, keadaan sekolah swasta juga tidak lebih baik sejak Disdik DKI membuka kembali PPDB dengan jalur zonasi bina RW.
"Iya, setelah itu dibuka kan gelombang pindahan murid dari swasta ke negeri itu juga banyak. Semacam ada tsunami begitulah. Banyak swasta yang kesusahan karena muridnya banyak berkurang," tuturnya.
Dihubungi terpisah, Humas Disdik DKI Jakarta justru tidak bisa mengungkapkan lebih jauh perihal kepastian rencana bantuan dana kepada siswa yang tidak lolos PPDB.
"Saat ini masih dalam pembahasan," jawabnya singkat saat dikonfirmasi.
Baca juga: Program Banjir Anies Tak Maksimal, DPRD: Jadi Beban Warga
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengucurkan anggaran Rp171 miliar untuk bantuan uang pangkal bagi siswa terdampak covid-19 yang masuk sekolah swasta karena tidak lolos masuk ke sekolah negeri melalui PPDB.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan, bantuan anggaran ini dibagi untuk siswa yang masuk ke SD, SMP, dan SMA/SMK swasta. Bantuan yang diberikan selain untuk uang pangkal masuk ke sekolah swasta, juga diberikan untuk membayar SPP. (J-3)
Ia menekankan, kebijakan tersebut tidak menjadi kendala bagi Pemprov DKI. Menurutnya, Jakarta telah memiliki kesiapan birokrasi.
Pemprov DKI perlu menempatkan perlindungan warga Jakarta sebagai prioritas utama.
Ia menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan strategi agar tempat wisata di Ibu Kota tetap kondusif ketika terjadi lonjakan wisatawan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan fasilitas pengolahan sampah tersebut direncanakan dibangun di tiga lokasi strategis.
PEMERINTAH Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta resmi menyediakan layanan TransJabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta (SH2) pada Kamis (12/3).
Penyediaan layanan air bersih yang memadai menjadi syarat mendasar jika Jakarta ingin benar-benar bertransformasi menjadi kota global.
Lahirnya gagasan ini berawal dari hasil penelaahan mendalam terhadap kebijakan fiskal daerah serta serapan aspirasi dari para pengelola institusi pendidikan.
Buku ini merekam jejak perjuangan dan kepemimpinan para pendiri sekolah swasta global di Indonesia.
PARA kepala sekolah SMK swasta yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kepala Sekolah SMK Swasta Kabupaten Bandung melakukan audiensi dengan Bupati Bandung Dadang Supriatna, Selasa (16/9).
“Di SPMB tahun ini, baru ada sekitar 9 hingga 10 siswa yang mendaftar,”
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengizikan sekolah negeri menerima 50 siswa dalam satu rombongan belajar (rombel) atau satu kelas.
PERHIMPUNAN Pendidikan dan Guru (P2G) menyoroti kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengeluarkan peraturan mengenai menambah jumlah anak di kelas menjadi 50 siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved