Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebuah foto dan berita hoaks tengah beredar di aplikasi Whatsapp pada Senin (27/7/2020). Berita itu menyebutkan seorang pengunjung Pacific Place Mall (PP) yang ambruk yang disebutkan diduga karena terserang Covid-19.
Informasi tersebut beredar setelah kejadian yang menimpa seorang customer yang secara tiba-tiba mengalami kejang serta dari mulutnya mengeluarkan busa. Dia juga sempat tergeletak pingsan di depan Escalator LG, tepatnya di depan tenant Kemchicks.
Berita hoaks tersebut menyebar lantaran salah seorang pengunjung yang berada di lokasi kejadian mendokumentasikan dan mem-blast kejadian tersebut melalui Aplikasi Whatsapp tanpa ada kepastian informasi yang sebenarnya.
Atas kejadian tersebut, Quick Response Team Pacific Place Mall mengevakuasi pria berusia 38 tahun tersebut menggunakan APD lengkap. Pria tersebut langsung dibawa ke salah satu klinik ternama yang berada di Level B1 Pacific Place Mall.
Pihak Management Pacific Place Mall membantah adanya berita yang beredar tersebut. Ishak A Muin, VP Operation Support Services mengungkapkan bahwa pengunjung yang sempat mengalami kejang tersebut mengalami asam lambung naik dan juga memiliki riwayat penyakit epilepsi. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter Klinik yang menangani, insiden tersebut tidak ada kaitannya dengan Covid-19. “Begitu pasien sembuh langsung diantar pulang dan didampingi rekannya.” ujarnya.
Menurut keterangan dari dokter klinik yang memeriksa korban, pasien itu memiliki riwayat epilepsi sejak kecil dan mengharuskan konsumsi obat anti kejang setiap hari. “Pada hari senin beliau lupa mengkonsumsi obat, sehingga terjadilah insiden tersebut. Kami juga telah melakukan anamnesa screening Covid-19 terhadap pasien dengan hasil score 0, yang artinya negative,” ujar salah seorang dokter Klinik yang menangani pria tersebut.
Management Pacific Place Mall senantiasa berkomitmen untuk menjaga sanitasi dan menerapkan protol kesehatan yang ketat sesuai anjuran dari Pemerintah untuk para pengunjung yang masuk ataupun kepada para pekerja yang berada di dalam Gedung Pacific Place Mall. “di PP, kami mengawal ketat protokol kesehatan dari mulai menyediakan tempat cuci tangan, cek suhu tubuh di pintu masuk dan hand sanitizer di banyak tempat, pengaturan jaga jarak dengan semua petugas yang diperlengkapi dengan APD face masker dan face shield,” jelas Ishak A Muin.
Sebagai informasi, dalam rangka mendukung langkah pemerintah dalam penanggulangan Covid-19, Pacific Place Mall telah sering melakukan simulasi lapangan apabila ada pengunjung suspect Covid-19, dan telah membentuk Satuan Tugas Khusus Pengendalian/ SatGas Covid-19, melakukan sanitasi rutin berkala di seluruh tempat dan paralatan, melakukan penutupan mal selama periode akhir Maret sampai dengan pertengahan Juni, pengurangan jam operasional mal dan penerapan protokol lainnya sesuai peraturan Pemerintah dan seluruh tenant telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sesuai. (RO/OL-10)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Ia mengungkap akan menggelar perlombaan atau kompetisi antarmal agar pelaku usaha semakin agresif menawarkan program menarik bagi pengunjung.
Nantinya Mall Pluit Junction akan dibuka kembali dengan konsep baru yang lebih modern dan relevan.
KETUA Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja menyatakan turut mengomentari fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana).
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Bali Wayan Koster yang dalam beberapa program pembangunan telah menempatkan nasionalisme sekaligus mencintai produk lokal Bali.
Temuan menunjukkan bahwa paparan iklan di dalam mal mampu menghasilkan brand recall yang lebih tinggi dan meningkatkan keterlibatan audiens dibandingkan media luar ruang lainnya.
Pemerintah Kota Bandung Jawa Barat sudah menyiapkan langkah setelah melihat sejumlah mal sepi pengunjung atau bisa dibilang mati suri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved