Selasa 28 Juli 2020, 13:50 WIB

Program Banjir Anies Tak Maksimal, DPRD: Jadi Beban Warga

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
Program Banjir Anies Tak Maksimal, DPRD: Jadi Beban Warga

Antara/Hafidz Mubarak A
Warga melintas di Kompleks Pantai Mutiara yang tergenang banjir di Penjaringan, Jakarta (& Juni 2020)

 

DPRD DKI Jakarta menilai realisasi program banjir DKI selama setahun tidak maksimal. Hal ini terlihat dari hasil realisasi program yang hanya mencapai 63,76%. Fraksi PSI DKI menyebut anggaran untuk penanganan banjir sekitar Rp3,31 triliun di APBD 2019.

"Iya masih jauh dari maksimal dalam menangani banjir. Ini akan sangat membebani jika masyarakat masih harus berjuang menghadapi banjir," ujar Wakil Ketua Fraksi PSI DKI Justin Adrian, Jakarta, Selasa (27/8).

Ia mengatakan banjir di awal tahun telah membawa dampak yang besar bagi perekonomian dan kehidupan warga DKI Jakarta.

Bahkan yang paling menyedihkan, lanjut Justin, adalah membawa korban jiwa. PSI mendesak Gubernur Anies Baswedan untuk mengebut program-program pengendalian banjir yang belum tuntas.

Menurut Justin, program seperti normalisasi sungai dan waduk, pembuatan tanggul untuk mengatasi banjir rob, perawatan rumah pompa dan pintu air harus dimaksimalkan.

Baca juga: Realisasi Program Banjir DKI Jakarta Minim

"Selagi masih ada waktu, kami minta Pemprov DKI Jakarta benar-benar menggunakan anggaran untuk program prioritas penanganan banjir," tukas Anggota Komisi D DPRD DKI itu.

Sependapat dengan Justin, anggota DPRD DKI dari Fraksi NasDem Muhammad Idris juga meminta Pemprov DKI untuk meningkatkan intensitas penanganan banjir.

Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 31 tahun 2019 tentang Pembangunan dan Revitalisasi Prasarana Sumber Daya Air secara terpadu dengan konsep naturalisasi dianggap kurang efektif.

"DKI kurang memperhatikan pemeliharaan saluran air yang bersinergi antara dinas lingkungan hidup, sumber daya air, dan juga PPSU yang berada di kelurahan. Suku dinas yang memiliki satuan pelaksana sampai ke tingkat kelurahan tidak perlu saling menunggu dalam melakukan pemeliharaan saluran air yang berada di lingkungan RT dan RW," tukas Idris. (OL-14)

Baca Juga

DOK.MI

110 Pasien Covid-19 Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:20 WIB
Dengan jumlah pasien yang dirawat 110 orang, maka keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di RSDC Wisma Atlet Kemayoran saat ini...
AFP/Ardikta Nugroho.

Pemprov DKI akan Berikan Sanksi kepada Holywings

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:07 WIB
Buntut tuduhan penistaan agama itu, pihak kepolisian menetapkan sebanyak enam pegawai Holywings menjadi tersangka jasus promo...
Ist

Erick Thohir: Jika Sarinah Mampu Diubah, Kota Tua Harus Juga Bisa

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 Juni 2022, 20:55 WIB
Menurut Erick, untuk kawasan Kota Tua sendiri masih banyak yang bisa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya