Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyebut Editor Metro TV Yodi Prabowo positif gunakan narkoba jenis ekstasi. Hal ini diketahui setelah autopsi jasad Yodi. Direktur Reserse Kriminal Umum PMJ Kombes Tubagus Ade Hidayat menduga Yodi mengonsumsi obat terlarang itu agar berani melakukan bunuh diri. Efek obat itu diketahui bisa membuat orang jadi lebih nekat.
"Diperkisa amfetaminnya (ekstasi) positif berarti konsumsi," kata Tubagus Ade Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (25/7).
"Lalu efeknya? Meningkatkan keberanian yang luar biasa. Jangan bandingkan orang normal dan tidak normal," ujar Tubagus.
Baca juga: Ada Dugaan Depresi di Balik Upaya Bunuh Diri Yodi
Polisi telah selesai menyelidiki kasus tewasnya video editor Metro TV Yodi Prabowo. Yodi diduga kuat bunuh diri dengan pisau yang dibeli sendiri. Pisau itu dibeli di salah satu toko peralatan rumah tangga dan perkakas, Ace Hardware, yang berada di sekitar kawasan tempat tinggalnya.
Polisi menyebut temuan ini diperkuat dengan hasil Closed Circuit Television (CCTV) di Ace Hardware. Yodi terekam CCTV tengah membeli pisau yang sama dengan di tempat kejadian perkara (TKP).(OL-5)
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Langkah sederhana seperti melatih rasa syukur dan memaafkan diri sendiri merupakan cara efektif menjaga keseimbangan emosi di tengah tekanan pekerjaan.
Dunia usaha tidak bisa berjalan sendiri jika ingin tumbuh optimal.
Laporan terbaru Indeks Keselamatan Jurnalis (IKJ) 2025 mengungkapkan penurunan skor menjadi 59,5%, turun sekitar 0,9 hingga 1 poin dibandingkan tahun sebelumnya.
JURNALIS Metro TV di Bulukumba, Ifa Musdalifah, harus berhadapan dengan ancaman digital usai menjalankan tugasnya meliput demonstrasi di Kantor DPRD Bulukumba, Rabu (4/2).
KETUA Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan peran pers sebagai cermin yang memantulkan realitas yang terjadi di pemerintah maupun masyarakat.
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama agar setiap kasus yang menimpa insan pers dapat diselesaikan secara berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved