Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, mengkritisi pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, yang menyebut pembelajaran jarak jauh (PJJ) bisa dipermanenkan pascapandemi covid-19.
Zita menilai metode belajar jarak jauh yang dijalankan selama pandemi belum maksimal. Serta, membutuhkan banyak perbaikan. Namun, Mendikbud malah memandang sistem itu bisa dipermanenkan.
"Saya pikir Mas Nadiem ini orang yang sangat paham keadaan bangsa, karakter anak-anak kita bagaimana. Harusnya melek dulu sebelum memunculkan niat permanenkan belajar jarak jauh," papar Zita, Sabtu (4/7).
Baca juga: Dampak Pandemi, Kualitas Pendidikan Alami Penurunan
Meski Jakarta memiliki kualitas pendidikan yang lebih baik dibandingkan derah lain, namun pelaksanaan pembelajaran jarak jauh tetap harus dievaluasi. Sebab, sistem tersebut bergantung pada jaringan internet. Zita turut mengkritisi sejumlah daerah yang kesulitan mengakses internet.
"Indonesia ada 62 daerah tertinggal. CORE memperkirakan penduduk miskin bertambah menjadi 30,8 juta jiwa selama pademi. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyatakan penduduk yang melek teknologi hanya 64,8%. Itu artinya ada 92,99 juta penduduk yang gagap teknologi,” tukasnya.
“Dengan keadaan seperti ini harusnya Mendikbud paham. Mustahil PJJ dipermanenkan. Masih banyak PR yang harus diselesaikan terlebih dahulu," imbuhnya.
Baca juga: Empat Tahun Zonasi, Kualitas Pendidikan tak Kunjung Merata
Kendati demikian, dia mengapresiasi jalan pikiran Mendikbud yang sangat maju. Namun, Mendikbud diminta lebih realistis dengan kondisi penduduk di Indonesia.
"Di Amerika Serikat dan Singapura, yang kualitas guru dan infrastrukturnya sudah memadai untuk jarak jauh, tetap terapkan pembelajaran tatap muka. Bukan masalah mampunya, tapi efisiensinya," jelas Zita.
Dia mengungkapkan sempat mengirim surat terbuka untuk Mendikbud sebelum penerapan PJJ di masa pandemi. Dia membagi wacana pembelajaran jarak jauh dalam empat metode, yakni Online Guided Distance Learning (ODGL), Suport Guided Home Learning (SGHL), Suport Guided Comunity Learning (SGCL) dan New Normal School.(OL-11)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
FRAKSI Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menegaskan arah pembangunan industri di Ibu Kota tidak boleh hanya bertumpu pada perusahaan besar dan investasi skala jumbo.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved