Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Bogor yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor Ade Yasin, meminta konser dari raja dangdut Rhoma Irama dan Soneta Grup dibatalkan.
Pihaknya merasa keberatan, karena saat ini masih masa pandemi Covid-19 dan masih dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proporsional.
"Mohon bersabar dulu sampai pandemi ini berakhir. Jadi saya minta agar konser tersebut dijadwalkan ulang nanti setelah suasana kondusif. lagi pula khawatir terjadi penularan virus yang semakin meluas," jelas Bupati Bogor Ade Yasin, melalui keterangannya yang diterima mediaindonesia.com, Rabu (24/6).
Dia menjelaskan, Kabupaten Bogor belum bisa melaksanakan fase kenormalan baru atau new normal. Berdasarkan hasil perhitungan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jawa Barat, bahwa Kabupaten Bogor adalah wilayah yang berbatasan langsung dengan pusat transmisi Covid-19 yaitu DKI Jakarta.
Alasan lainnya, Kabupaten Bogor juga termasuk ke dalam level kuning atau cukup berat. Sehingga masih perlu menerapkan PSBB proporsional. Hal itu berdasarkan Perbup No.35 Kabupaten Bogor tentang prmberlakuan PSBB Proporsional.
Sebelumnya beredar informasi melalui jaringan media sosial (medsos) berupa pamflet tentang konser sang raja dangdut di Pamijahan, salah satu kecamatan di bagian barat Kabupaten Bogor. Lokasi daerah tersebut berada di lereng kaki Gunung Salak atau sekitar Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).
Rhoma Irama dijadwalkan akan mengelar konser bersama grup musiknya Soneta di Kampung Salak, Desa Cibunian pada 28 Juni mendatang. Raja dangdut dan grupnya itu diundang oleh seorang warga Kecamatan Pamijahan dalam acara khitanan putranya. (OL-13)
Baca Juga: Donasi Raja Dangdut Rhoma Irama Hingga Kapolri Mengalir ke ...
Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved